Motif Mengerikan di Balik Kasus Mutilasi Pegawai Kios Ayam

01 Apr 2026 • 02:52 iMedia

MediaHub – Direktur Reserse Kriminal Umum (Direeskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, baru-baru ini mengungkap motif di balik kasus mutilasi seorang pegawai kios ayam geprek berinisial AH. Jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam freezer yang terletak di Perumahan Mega Regency, Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat.

Iman menjelaskan bahwa kasus ini berakar dari keinginan untuk menguasai harta. Dua pelaku, yang dikenal dengan inisial S (27) dan DS alias ANS (24), ternyata merupakan pegawai toko yang ingin menguasai barang milik majikan mereka.

“Motif mereka jelas, yaitu ingin mengambil harta majikannya,” ungkap Iman setelah melakukan pertemuan di Komisi III DPR pada Selasa (31/3).

Awalnya, kedua pelaku memiliki rencana untuk mencuri mobil. Namun, rencana itu kandas ketika AH, yang bertugas sebagai petugas keamanan, menghadang mereka. Akibatnya, mereka merubah target menjadi sepeda motor.

Walaupun AH sempat diajak bergabung dalam aksi jahat tersebut, ia menolak dan memilih untuk melawan. Iman menambahkan, “Korban tetap tidak mau mengikuti kemauan para tersangka. Karena penolakan ini, para pelaku akhirnya membunuhnya.”

Penemuan jasad yang sangat mengerikan ini terjadi ketika pemilik toko, yang baru saja kembali dari mudik di Cilacap, mendatangi ruko pada Sabtu (28/3) pagi. Ia mencium bau busuk menyengat dari arah freezer yang terkunci. Ketika membukanya, ia dikejutkan oleh penemuan jasad karyawannya yang dikelilingi oleh tumpukan daging ayam beku.

AH yang berusia 39 tahun, merupakan petugas keamanan di toko tersebut. Ketika freezer dibuka, saksi mendapati bahwa tubuh korban sudah dalam kondisi tidak utuh, dengan kedua tangan dan kakinya hilang.

Potongan tubuh korban yang hilang dilaporkan tidak ditemukan di lokasi kejadian. Selain itu, dua sepeda motor dan sejumlah uang tunai milik pemilik toko juga dikabarkan lenyap dari tempat kejadian.

Polisi telah berhasil menangkap S dan ANS sebagai pelaku utama. Keduanya saat ini berada dalam proses pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian.

“Kedua orang tersebut sudah ditangkap dan dalam penahanan. Saat ini, mereka sedang menjalani proses pemeriksaan di Polda Metro,” tutup Iman.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya