GMPRI Desak Kejati NTB Audit Dana Pendidikan SMAN 1 Janapria

17 Mar 2026 • 21:45 Taufik

MediaHub – Lombok Tengah – Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (GMPRI) mendesak Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melakukan audit khusus terhadap aliran dana Alokasi Khusus (DAK) dan Biaya Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Janapria. Permintaan ini muncul setelah menerima informasi dari masyarakat bahwa terdapat indikasi penyimpangan dalam penggunaan dana tersebut.

Ketua GMPRI, Rindawanto Evendi, atau yang sering disapa Rindhot, menyatakan bahwa dugaan ini timbul setelah observasi yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir. “Setelah kami menerima aduan dari sejumlah pihak, kami kemudian lakukan investigasi dan kuat dugaan kami jika dana miliaran tersebut banyak masuk kantong oknum-oknum tak bertanggung jawab,” jelasnya kepada media.

Rindhot juga menekankan bahwa pengalokasian dana pendidikan seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, bukan untuk kepentingan pribadi segelintir oknum. “Kami berharap pihak berwenang segera menanggapi serius permasalahan ini agar dana yang seharusnya untuk pendidikan bisa digunakan sesuai peruntukannya,” tambahnya.

Aksi ini mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap transparansi dalam pengelolaan anggaran pendidikan. GMPRI berharap melalui audit ini, bisa terungkap fakta-fakta yang ada di lapangan serta memperbaiki sistem pengelolaan dana pendidikan ke depannya.

Taufik
Jurnalis yang aktif meliput isu sosial, pemerintahan, dan perkembangan daerah.