Kritik Wisatawan Asing: Bali Dinilai Kurang Menyenangkan

11 Mar 2026 • 00:20 iMedia

MediaHub – Seorang wisatawan asing asal Prancis baru-baru ini mencuri perhatian setelah videonya yang penuh kritik terhadap Pulau Bali viral di media sosial. Video ini menimbulkan berbagai reaksi dari pengguna internet, bahkan mendapatkan tanggapan dari Dinas Pariwisata Badung.

Dalam rekaman video yang menyebar luas, wanita tersebut secara tegas menyarankan wisatawan lain untuk tidak mengunjungi Bali. Dia menyebut pulau ini telah berubah menjadi tempat yang kurang menyenangkan bagi para pelancong.

“Percayalah, jangan pernah datang ke Bali. Pulau ini seperti neraka di dunia,” tegasnya dalam video yang diunggah pada Selasa (10/3/2026).

Dalam video tersebut, ia mengeluhkan banyak aspek yang ia alami selama berada di Bali. Salah satu keluhannya adalah mengenai infrastruktur jalan yang dinilai rusak, yang ia sebut mengganggu kenyamanan wisatawan.

Selain itu, ia juga mengaku hampir tertipu saat menukar uang di money changer. Wanita itu mengklaim bahwa dia telah mengalami upaya penipuan saat mencoba menukar mata uang sebanyak tiga kali.

“Tiga kali saya menukar uang dan tiga kali juga mereka mencoba menipu saya,” ungkapnya dengan nada penuh frustrasi.

Dia juga mencermati citra Bali sebagai pulau spiritual, yang menurutnya tidak sejalan dengan pengalaman pribadinya. Sementara itu, terkait kuliner, ia menganggap menu di Bali terlalu monoton, sering kali hanya menyajikan ayam dan nasi. Hal ini ditambah dengan keluhan mengenai fasilitas penginapan, seperti koneksi Wi-Fi dan keberadaan tisu toilet di kamar yang tidak memadai.

Menanggapi kritikan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Badung, I Nyoman Rudiarta, menganggap bahwa masukan dari wisatawan dapat dijadikan evaluasi bagi pemerintah daerah. Rudiarta menyatakan bahwa, di era media sosial ini, penting bagi pemerintah dan pemangku kepentingan pariwisata untuk terus melakukan perbaikan.

“Kami mengambil hikmah positif dari kritik tersebut. Dengan kondisi sekarang, apalagi di media sosial, kita harus terus berbenah sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ungkapnya.

Ia juga berharap para influencer dan pelaku pariwisata bisa memberikan pandangan positif mengenai perkembangan pariwisata di Bali, khususnya di Kabupaten Badung.

Saat ini, pemerintah daerah tengah melakukan berbagai perbaikan bertahap, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, penanganan masalah sampah, hingga peningkatan keamanan dengan bekerja sama bersama pihak kepolisian.

Rudiarta menekankan bahwa sektor pariwisata adalah tulang punggung ekonomi Badung, dengan sekitar 60 persen masyarakat bergantung pada industri ini. Dia pun mengajak semua elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga citra Bali dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi wisatawan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya