Hamas Kirim Surat Rahasia ke Pemimpin Iran di Tengah Konflik
MediaHub – Di tengah konflik yang berkecamuk di Timur Tengah, kelompok perlawanan Palestina, Hamas, melakukan langkah mengejutkan dengan mengirimkan surat kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Kementerian Luar Negeri Israel mengungkapkan perlakuan ini ke publik melalui akun resmi mereka di media sosial X pada Senin, 16 Maret.
Dalam unggahannya, Kemlu Israel mencatat bahwa surat tersebut mencerminkan permintaan Hamas untuk meningkatkan ketegangan di kawasan. Dikatakan bahwa isi surat tersebut menyinggung negara-negara Teluk yang dianggap ‘lemah’, serta menggambarkan situasi ini sebagai bukti pengkhianatan Palestina terhadap negara-negara Arab.
Foto yang menyertai pengumuman itu menunjukkan surat resmi dari Gerakan Perlawanan Islam Hamas yang ditujukan kepada Mojtaba. Dalam surat tersebut, Hamas menyatakan dukungannya kepada pemimpin baru Iran dan menyampaikan rasa duka cita atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan AS dan Israel.
Lebih lanjut, dalam surat tersebut, Hamas mengharapkan Mojtaba untuk ‘mengaktifkan semua front’ agar pihak yang menduduki dan bersekutu dengan mereka membayar harga atas tindakan mereka di berbagai wilayah. Mereka juga menegaskan solidaritas dengan sekutu-sekutu perlawanan yang berada di Lebanon, Yaman, dan Irak, serta berkomitmen untuk terus melawan Israel bersama dengan rakyat Gaza.
Dalam pernyataan yang dimuat dalam surat itu, Hamas menyatakan, ‘Hari ini, Gaza memandang Anda sebagai mitra dalam perjuangan ini, dan kami berjanji untuk setia terhadap kesepakatan kami, melanjutkan jihad sampai pendudukan dihentikan dan Yerusalem dibebaskan.’
Pembocoran surat ini terjadi setelah pernyataan publik Hamas pada 14 Maret terkait perang antara AS-Israel dengan Iran, di mana mereka menyerukan Iran untuk tidak menyerang negara-negara Teluk yang dianggap menjadi korban karena menampung pangkalan militer AS. Meskipun demikian, Hamas menegaskan hak Iran untuk membela diri setelah serangan yang menyebabkan hilangnya Pemimpin Tertinggi Iran.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
