Dubes Rusia Soroti Peran AS dan Israel dalam Eskalasi Konflik Timur Tengah

17 Apr 2026 • 00:02 iMedia

MEDIAHUB.ID – Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menyoroti eskalasi konflik di Timur Tengah dan menilai peran Amerika Serikat serta Israel ikut memperburuk situasi di kawasan tersebut.

Hal itu disampaikan Tolchenov dalam forum “Ambassador and Expert Talk: The Middle East Conflict and the Future of the Multipolar World” di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Menurut Tolchenov, tindakan militer terhadap Iran menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya ketegangan. Ia menegaskan langkah tersebut dinilai bertentangan dengan prinsip dasar hukum internasional, termasuk penghormatan terhadap kedaulatan negara.

“Intinya adalah bahwa Piagam PBB telah berulang kali diabaikan, serta prinsip-prinsip kedaulatan dan non-intervensi dalam urusan internal negara. Tindakan-tindakan tersebut sama sekali tidak dapat dibenarkan dan mengarah pada eskalasi yang berbahaya, yang konsekuensinya dapat meluas jauh melampaui kawasan tersebut,” ujarnya.

Tolchenov juga menilai pendekatan yang ditempuh Amerika Serikat cenderung mengedepankan kekuatan dan bersifat sepihak. Ia menyebut hal itu berkaitan dengan upaya mempertahankan dominasi global, termasuk penguasaan jalur energi dan transportasi strategis.

Ia menambahkan, serangan terhadap fasilitas di wilayah negara berdaulat tidak dapat dibenarkan dalam kerangka hukum internasional karena justru memperburuk stabilitas kawasan.

Selain aspek politik dan keamanan, Tolchenov juga menyoroti dampak kemanusiaan dari konflik yang meluas. Ia menyebut eskalasi berpotensi meningkatkan jumlah korban sipil, merusak infrastruktur, dan memicu gelombang pengungsi.

Dalam kesempatan itu, Tolchenov turut menyinggung insiden di Semenanjung Arab dan perbatasan Lebanon-Israel, termasuk serangan yang menewaskan tiga personel pasukan penjaga perdamaian Indonesia dan melukai lima lainnya.

Ia menilai dinamika konflik di Timur Tengah tidak terlepas dari persaingan global dan upaya mempertahankan tatanan dunia unipolar, yang menurutnya menghambat terbentuknya sistem internasional yang lebih seimbang.

Rusia, kata Tolchenov, tetap mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan menolak penggunaan kekuatan militer. Ia juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali peran lembaga internasional, khususnya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Dewan Keamanan PBB, dalam menjaga stabilitas global.

Tolchenov menambahkan, penyelesaian konflik di Timur Tengah tidak dapat dilepaskan dari isu Palestina. Menurut dia, pengabaian terhadap persoalan tersebut hanya akan memperpanjang konflik dan memperburuk keadaan di kawasan.

Di akhir pernyataannya, ia menyambut kesepakatan penghentian permusuhan antara Amerika Serikat dan Iran. Rusia, ujarnya, akan terus mendukung penyelesaian konflik melalui jalur politik dan diplomasi.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya