Isi MoU Damai AS-Iran Dibuka, Memuat 14 Butir Kesepakatan

MEDIAHUB.ID – Dokumen memorandum of understanding (MoU) antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang menjadi dasar penghentian permusuhan kedua negara akhirnya dibuka ke publik. Presiden AS Donald Trump disebut telah menandatangani dokumen itu dalam jamuan makan malam bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Versailles, Prancis, pada Rabu waktu setempat, 17 Juni 2026.

Dokumen berjudul Islamabad Memorandum of Understanding between the United States of America and the Islamic Republic of Iran itu memuat 14 butir kesepakatan. Isi lengkapnya dibacakan oleh pejabat senior pemerintah AS dan dikutip CNN.

Dalam poin-poin utama, kedua pihak sepakat menghentikan operasi militer secara permanen, menghormati kedaulatan masing-masing, serta menahan diri dari campur tangan dalam urusan internal. AS dan Iran juga berkomitmen menyelesaikan kesepakatan final dalam waktu maksimal 60 hari, dengan kemungkinan perpanjangan bila disetujui bersama.

MoU itu juga mengatur pencabutan blokade laut, pembukaan jalur aman bagi kapal komersial di kawasan Teluk Persia dan Laut Oman, serta penarikan pasukan AS dari sekitar wilayah Iran dalam tenggat tertentu setelah kesepakatan final tercapai.

Di sisi ekonomi, AS bersama mitra regional menyatakan akan menyiapkan rencana rekonstruksi dan pembangunan ekonomi Iran senilai sedikitnya USD 300 miliar. Washington juga berjanji mengakhiri berbagai sanksi, termasuk sanksi unilateral AS serta sejumlah resolusi terkait di PBB dan IAEA.

Untuk isu nuklir, Iran kembali menegaskan tidak akan memperoleh atau mengembangkan senjata nuklir. Kedua negara juga akan membahas pengelolaan material yang diperkaya, pengayaan uranium, dan kebutuhan nuklir Iran dalam kerangka yang disepakati bersama dan diawasi IAEA.

Selama masa transisi menuju kesepakatan final, kedua pihak sepakat mempertahankan status quo. Iran mempertahankan program nuklirnya saat ini, sementara AS tidak akan menjatuhkan sanksi baru maupun menambah pengerahan pasukan di kawasan.

MoU tersebut juga memuat ketentuan pelepasan dana dan aset Iran yang dibekukan, penerbitan pengecualian untuk ekspor minyak Iran, serta pembentukan mekanisme eksekutif untuk memantau pelaksanaan kesepakatan. Kesepakatan akhir nantinya akan disahkan melalui resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengikat.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya