Bursa Eropa Menguat Setelah Iran Buka Kembali Selat Hormuz
MEDIAHUB.ID – Pasar saham Eropa ditutup menguat pada Jumat, 17 April 2026 waktu setempat, atau Sabtu dini hari WIB, setelah Iran membuka kembali Selat Hormuz untuk pelayaran komersial.
Keputusan tersebut meredakan ketegangan geopolitik, menekan harga energi, dan mengurangi kekhawatiran stagflasi di kawasan Eropa.
Indeks STOXX 50 zona euro memimpin penguatan dengan kenaikan 2 persen ke level 6.054. Sementara itu, STOXX 600 pan-Eropa juga naik dan menyentuh level tertinggi sejak Februari.
Di Jerman, indeks DAX melesat ke posisi tertinggi dalam tujuh minggu. Penguatan dipimpin oleh saham-saham teknologi dan manufaktur seperti Infineon dan Siemens. DAX tercatat naik lebih dari 2 persen dan mendekati level 24.700. Saham Siemens dan Siemens Energy masing-masing menguat lebih dari 3 persen.
Di Prancis, indeks CAC 40 naik 2 persen dan ditutup di level 8.425. Kenaikan itu ditopang oleh sektor barang mewah, termasuk Hermes dan LVMH, yang masing-masing naik 5,2 persen dan 3,2 persen. Saham L’Oreal juga bertambah 2 persen. Selain itu, sektor perbankan ikut menguat, dipimpin BNP Paribas, seiring prospek perbaikan kualitas kredit.
Di London, FTSE 100 naik lebih dari 0,5 persen dan mencapai level tertinggi dalam enam minggu. Namun, penguatannya tertahan oleh koreksi tajam pada saham-saham energi besar seperti BP dan Shell yang terdampak turunnya harga komoditas.
Di sisi lain, saham-saham sektor perjalanan seperti EasyJet dan IAG justru menjadi penopang utama karena biaya bahan bakar yang lebih rendah.
Secara keseluruhan, pergerakan pasar mencerminkan peralihan minat investor dari sektor energi dan utilitas ke sektor siklikal, industri, dan keuangan. Kondisi ini juga didorong oleh meredanya tekanan inflasi serta ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih stabil.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
