BNN Ungkap Laboratorium Narkoba di Bali, Dua WNA Rusia Ditangkap

07 Mar 2026 • 06:00 iMedia

MediaHub – Badan Narkotika Nasional (BNN) berkolaborasi dengan Bea Cukai, Imigrasi, dan Polda Bali telah berhasil mengungkap keberadaan laboratorium rahasia yang memproduksi Mephedrone, atau yang lebih dikenal sebagai ‘party drug’, di sebuah vila di Gianyar, Bali.

Dalam operasi ini, yang dijadwalkan sejak Januari 2026, petugas berhasil mengamankan dua warga negara asing (WNA) asal Rusia dan berbagai bahan baku narkoba. Kepala BNN, Suyudi Ario Seto, menyatakan bahwa penindakan dilakukan pada Kamis, 5 Maret 2026, di Vila Lavana De’Bale Marcapada, Blahbatuh, Gianyar.

“Dalam operasi ini, kami menangkap dua tersangka, yaitu NT alias KK dan ST,” ungkap Suyudi dalam keterangan persnya pada Sabtu (7/3/2026).

Tim gabungan melakukan penyelidikan mendalam sebelum akhirnya menggerebek lokasi tersebut, berhasil mengamankan para pelaku dan berbagai barang bukti di beberapa tempat kejadian. Jaringan sindikat ini dikendalikan oleh kelompok internasional yang sangat hati-hati, menyewa berbagai vila untuk menyembunyikan aktivitas ilegal mereka.

Suyudi menjelaskan, “Salah satu pelaku, yang dikenal dengan inisial KS, menyewa Villa Hill Stone di Uluwatu selama satu bulan hanya untuk menerima paket bahan dan peralatan laboratorium dari marketplace.” Setelah masa sewa itu berakhir, KS meninggalkan Indonesia dan digantikan oleh pelaku NT yang menggunakan identitas palsu.

Pelaku KS, yang merupakan WN Rusia, saat ini masih berstatus sebagai DPO. Setelah sewa villa pertama, NT melanjutkan aktivitasnya dengan menyewa Villa Rena’s Kubu dan Lavana, yang digunakan untuk menerima pengiriman paket.

“Selama dua bulan, ST tinggal di villa tersebut, dan setelah menerima paket, barang-barang itu diserahkan kepada NT melalui sistem dead drop untuk dikumpulkan di Vila Lavana,” tambahnya.

Suyudi juga mengungkapkan bahwa sebagian besar bahan baku narkotika yang diproduksi oleh sindikat ini berasal dari Tiongkok. Setelah semua bahan dan alat terkumpul, NT selaku produsen mulai memproduksi narkotika pada malam hari, dari pukul 23.00 WITA hingga 04.00 WITA. Meskipun berproduksi di Villa Lavana, NT tidak tinggal menetap di sana, melainkan menyewa vila lain untuk tempat istirahat, seperti Villa Tetamian dan Sekar Homestay.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya