Pertamina Tetap Beroperasi di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

13 Mar 2026 • 03:18 iMedia

MediaHub – Di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz, empat kapal milik Pertamina telah dilaporkan berada di sekitar kawasan tersebut. Dari jumlah tersebut, dua kapal telah berhasil melanjutkan perjalanan ke negara tujuan masing-masing.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengungkapkan bahwa kedua kapal yang sudah melanjutkan operasional adalah Paragon dan Rinjani, yang dikelola oleh PT Pertamina International Shipping. Kedua kapal ini tidak mengangkut minyak untuk kebutuhan domestik, melainkan untuk pasar internasional.

“Kedua kapal ini beroperasi untuk non-captive market, jadi bukan untuk kebutuhan Pertamina. Satu kapal menuju Kenya dan satu lagi ke India,” kata Simon saat konferensi pers di Kantor BPH Migas, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/3/2026).

Sementara itu, dua kapal lainnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di kawasan Teluk dekat Selat Hormuz. Dengan situasi yang belum stabil, Pertamina mengutamakan keselamatan awak kapal serta keamanan muatan yang ada.

Simon menegaskan bahwa keselamatan kru dan kargo merupakan perhatian utama perusahaan, terutama saat kondisi geopolitik masih berkembang.

Untuk menjaga kelancaran pasokan energi, Pertamina juga melakukan diversifikasi sumber pasokan yang tidak hanya bergantung pada Timur Tengah, tetapi juga menjajaki wilayah lain. Beberapa alternatif sumber energi yang dimanfaatkan termasuk dari kawasan Afrika dan Amerika.

Dengan langkah-langkah ini, Pertamina berusaha memastikan keamanan pasokan energi bagi masyarakat Indonesia. Selain itu, perusahaan berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam memantau situasi di sekitar Selat Hormuz, yang dikenal sebagai jalur perdagangan minyak yang sangat strategis di dunia.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya