Jetour T1 Diuji di Pegunungan Andes hingga Gurun Atacama, Bakal Masuk Indonesia?

10 Apr 2026 • 06:39 iMedia

MEDIAHUB.ID – Jetour T1 dikabarkan bakal masuk ke pasar Indonesia setelah menjalani serangkaian pengujian ekstrem di sejumlah medan menantang, mulai dari Pegunungan Andes hingga Gurun Atacama.

Di Pegunungan Andes yang berada di ketinggian lebih dari 5.000 meter, SUV ini diuji dalam suhu ekstrem, tekanan udara rendah, dan kadar oksigen minim. Kondisi tersebut kerap menjadi tantangan besar bagi performa kendaraan, termasuk saat melakukan cold start, melintasi medan off-road, serta menjaga tenaga mesin dan handling.

Dalam pengujian itu, mesin 2.0T turbocharged Jetour T1 disebut tetap mampu menyala dalam satu kali percobaan meski kadar oksigen hanya sekitar 60 persen dari kondisi normal. Pada lintasan off-road, sistem XWD Intelligent All-Wheel Drive juga dinilai mampu mendistribusikan torsi secara real time sehingga kendaraan tetap dapat melintasi pasir longgar dan medan berat.

Untuk aspek pengendalian, kombinasi sistem AWD, Electronic Limited Slip Differential, dan Bosch ESP 9.3 diklaim menjaga stabilitas kendaraan tetap optimal, termasuk saat menghadapi angin kencang dan permukaan dengan traksi rendah.

Pengujian kemudian dilanjutkan ke Gurun Atacama yang dikenal sebagai salah satu wilayah paling kering di dunia. Area ini memiliki kelembapan sekitar 5 persen, suhu ekstrem, debu garam korosif, dan fluktuasi suhu harian yang bisa melampaui 30 derajat Celsius.

Dalam kondisi tersebut, Jetour T1 berhasil keluar dari jebakan pasir sedalam 30 cm dengan distribusi torsi hingga 390 Nm ke empat roda. SUV ini juga mampu melewati tanjakan hingga 30 derajat dengan tenaga yang tetap stabil.

Meski melaju di tengah badai pasir, kabin disebut tetap terjaga berkat penggunaan filter udara CN95 yang membantu mempertahankan kualitas udara di dalam kendaraan.

Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, mengatakan pengujian ini merupakan bagian dari strategi global Jetour Travel+, untuk memastikan ketangguhan Jetour T1 di kondisi nyata yang menantang.

“Melalui pengujian di berbagai kondisi ekstrem di dunia, kami ingin memastikan setiap teknologi dan kapabilitas yang kami tawarkan benar-benar relevan dan memberikan rasa percaya diri bagi konsumen dalam setiap perjalanan mereka. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Jetour untuk menghadirkan kendaraan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aman, tangguh, dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia,” ujarnya dalam keterangan pers.

Ranggie juga tidak menutup kemungkinan Jetour T1 akan menjadi amunisi baru di Indonesia. Jika benar masuk ke Tanah Air, model ini berpotensi meramaikan segmen SUV petualang.

Secara spesifikasi, Jetour T1 merupakan SUV compact bergaya off-road yang tersedia dalam dua pilihan mesin turbo, yakni 1.5L Turbo dengan tenaga 168-181 HP untuk penggunaan harian dan 2.0L Turbo dengan tenaga hingga 250 HP serta torsi 390 Nm untuk performa lebih tinggi. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis DCT 7-percepatan dan sistem penggerak AWD.

Belum ada kepastian kapan Jetour T1 akan dipasarkan di Indonesia. Namun, rangkaian uji ekstrem ini menjadi sinyal bahwa SUV tersebut tengah dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, termasuk karakteristik medan di Indonesia.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya