Strategi ‘One Way Sepenggal’ untuk Lancarkan Arus Mudik Lebaran 2026

16 Mar 2026 • 02:53 iMedia

MediaHub – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, menjelaskan tentang penerapan strategi “one way sepenggal” atau parsial yang diterapkan untuk mengatasi kemacetan arus mudik di Nagreg, Kabupaten Bandung, pada Lebaran 2026 ini.

Nagreg menjadi salah satu titik penting bagi jalur mudik yang menghubungkan Bandung dengan Garut dan Tasikmalaya. Rudi mengungkapkan bahwa skema ini berbeda dari sistem satu arah yang bersifat permanen, melainkan diterapkan sesuai situasi yang terjadi, terutama pada lokasi-lokasi yang rawan macet seperti Limbangan dan Nagreg.

Menurut Rudi, penerapan skema tersebut terbukti efektif dalam mencairkan kemacetan dengan cepat. “Koordinasi yang dilakukan dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat juga memastikan agar antrean kendaraan tidak menghambat pergerakan,” jelasnya.

“Hasilnya cukup efektif dalam waktu yang relatif singkat. Contohnya, hanya dalam 10 menit, lalu lintas di Limbangan bisa kembali lancar,” tambah Rudi saat memberikan keterangan di Pos Terpadu Nagreg.

Rudi mencatat bahwa selain fokus pada lalu lintas di ruas tol, petugas juga akan mendalami upaya menjaga kelancaran arus di jalur arteri yang menghubungkan Nagreg hingga perbatasan Jawa Tengah. “Hari ini, kami fokus pada pengelolaan arteri. Beberapa hari sebelumnya, kami telah melakukan manajemen lalu lintas di jalan tol,” imbuhnya.

Pada H-6 Lebaran, terjadi peningkatan arus kendaraan yang mencapai 100 persen dibandingkan hari biasa. Meskipun volume kendaraan melonjak, Rudi menegaskan bahwa pergerakan pemudik ke wilayah Priangan Timur masih terkendali. “Alhamdulillah, meski ada peningkatan, lalu lintas tetap lancar,” ucapnya.

Kepolisian memprediksi dua fase gelombang arus mudik, dengan puncak arus yang kedua diperkirakan terjadi pada 19-20 Maret mendatang. Rudi menambahkan, “Peningkatan pertama ini tampak stabil, dan kami siap menghadapi puncak mudik yang akan datang.”

Dari data yang diperoleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, volume kendaraan di Jalur Nagreg tercatat cukup tinggi. Eric Alam Prabowo, Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub, menyatakan bahwa hingga Minggu petang, sekitar 43 ribu kendaraan telah melintas, angka yang lebih tinggi dibandingkan dengan Sabtu yang mencapai 39 ribu kendaraan dalam 24 jam.

Eric menambahkan bahwa angka tersebut meningkat sekitar 44 persen dibandingkan dengan H-6 Lebaran pada tahun sebelumnya, dengan kemungkinan akan terus bertambah selama periode mudik ini.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya