Pengamat Peringatkan Risiko Perang AS-Iran: Potensi Korban dan Biaya Mencapai Triliunan Dollar

19 Mar 2026 • 02:56 iMedia

MediaHub – Video yang dipublikasikan di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP mengangkat isu serius mengenai meningkatnya risiko perang antara Amerika Serikat dan Iran. Dalam tayangan tersebut, dibahas potensi korban yang dapat mencapai 15 ribu tentara AS dan biaya perang yang bisa membengkak hingga mencapai 3 triliun dolar.

Kekhawatiran ini berakar dari kemampuan Iran untuk menerapkan strategi perang tidak simetris. Pelaksanaan serangan tidak hanya dilakukan secara langsung, tetapi juga melalui penggunaan rudal, drone yang murah, serta serangan berlapis. Selain itu, tekanan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan Teluk juga semakin memperburuk situasi. Menurut laporan Reuters, konflik yang berlangsung telah menelan korban jiwa dan luka di kalangan pasukan AS, sementara target serangan meluas di berbagai lokasi di Timur Tengah.

Dari sudut pandang finansial, ancaman muncul akibat disparitas antara harga senjata yang terjangkau dan sistem pertahanan yang mahal. Serangan menggunakan drone dan rudal yang biaya operasionalnya rendah dapat memaksa AS dan sekutunya untuk mengeluarkan anggaran yang jauh lebih besar untuk sistem pencegahan. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab utama pembengkakan biaya perang yang diprediksi telah mencapai miliaran dolar hanya dalam waktu singkat.

Pentagon kini menetapkan kebutuhan dana perang melebihi 200 miliar dolar. Di tengah semua ini, pasar global semakin cemas karena kemungkinan perang berkepanjangan dapat mengganggu pasokan energi serta jalur-jalur strategis seperti Selat Hormuz, yang merupakan titik vital bagi perdagangan minyak dunia.

Oleh karena itu, angka-angka “15 ribu tentara” dan “3 triliun dolar” dalam video tersebut seharusnya dipahami sebagai indikasi adanya skenario perang besar dan berlangsung lama. Jika konflik terus berkepanjangan, jumlah korban, biaya penggantian alat utama sistem senjata, urusan logistik, perawatan korban, rotasi pasukan, perlindungan pangkalan, dan dampak ekonomi global berpotensi mengangkat total biaya jauh di atas prediksi awal. Ini menjadikan pandangan terhadap kemungkinan perang terbuka dengan Iran sebagai sesuatu yang sangat berisiko bagi Amerika Serikat.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya