Motor Listrik untuk MBG Diduga Banyak Mengandalkan Komponen Impor, Publik Soroti Status Produk Lokal
MEDIAHUB.ID – Pengadaan 25 ribu unit motor listrik untuk operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik. Selain karena jumlahnya besar, proses penyediaannya juga memunculkan pertanyaan terkait asal komponen dan status produk yang disebut sebagai karya dalam negeri.
Dalam waktu sekitar 11 bulan, sebanyak 21.801 unit motor listrik merek Emmo dikabarkan telah siap digunakan. Motor tersebut diproduksi oleh PT Yasa Artha Trimanunggal dengan dua tipe utama, yakni skuter dan trail.
Di tengah proses pengadaan itu, beredar dugaan bahwa sebagian besar komponen motor listrik tersebut berasal dari China, lalu dirakit di Indonesia sebelum diberi label merek lokal. Praktik ini disebut white labeling dan dinilai memungkinkan produksi berjalan cepat karena komponen datang dalam bentuk hampir jadi.
Proses perakitan yang disebut berlangsung sederhana, mulai dari pemasangan ban, penyambungan kabel, hingga penyelesaian akhir dengan stiker merek Emmo. Secara aturan, produk yang dirakit di dalam negeri memang bisa dikategorikan sebagai produk dalam negeri apabila memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Dalam data e-katalog pemerintah, motor Emmo tercatat memiliki kandungan lokal sekitar 48,5 persen. Namun, sejumlah pihak menilai praktik tersebut tetap menimbulkan pertanyaan, terutama soal batasan antara produk lokal dan produk rakitan dari komponen impor.
Pertanyaan lain juga muncul setelah desain industri motor Emmo diketahui baru didaftarkan pada Agustus dan Oktober 2025. Hal ini ikut memicu tanda tanya di tengah publik mengenai proses pengadaan dan kesiapan produk.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan pengadaan motor listrik tersebut memang masuk dalam perencanaan anggaran 2025 dan jumlahnya hanya 25 ribu unit, bukan 70 ribu seperti isu yang sempat beredar.
Harga motor listrik itu pun tidak murah, dengan kisaran Rp49,95 juta hingga Rp56,8 juta per unit. Kini, isu soal transparansi, proses produksi, dan status produk lokal motor listrik untuk MBG terus menjadi perbincangan di ruang publik.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
