Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

06 May 2026 • 23:28 iMedia

Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan di banyak wilayah, terutama di tengah meningkatnya volume limbah setiap hari. Namun, jika diolah dengan tepat, sampah dapat menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi sekaligus membantu menjaga lingkungan.

Konsep ini mulai didorong melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, salah satunya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar Universitas Mercu Buana (UMB) di Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten.

Dalam kegiatan tersebut, tim dosen memberikan edukasi, pelatihan, hingga pendampingan langsung kepada warga. Materi yang diberikan meliputi cara memilah sampah organik, proses fermentasi, hingga teknik pengemasan pupuk organik yang siap digunakan maupun dipasarkan.

Ketua tim pelaksana, Riaty Handayani, S.E., M.Ak, menekankan pentingnya mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. Menurut dia, sampah bukan sekadar limbah, melainkan sumber daya yang bisa memberi manfaat ekonomi dan lingkungan.

Hal senada disampaikan Dr. Giawan Nur Fitria, S.E., M.Ak. Ia menilai langkah sederhana di rumah dapat memberi dampak besar. Melalui pengolahan sampah organik, masyarakat bisa berkontribusi menjaga lingkungan sekaligus menambah nilai ekonomi keluarga.

Tak hanya fokus pada aspek lingkungan, kegiatan ini juga membekali warga dengan pemahaman mengenai perhitungan biaya dan strategi penetapan harga. Dengan begitu, produk pupuk organik yang dihasilkan diharapkan memiliki daya saing di pasar.

Lurah Kreo, Yahya, S.Sos, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai masyarakat memperoleh ilmu praktis yang bisa langsung diterapkan. Menurut dia, program seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberi manfaat luas bagi warga.

Pendekatan ekonomi hijau berbasis masyarakat seperti ini dinilai mampu menjadi solusi berkelanjutan. Selain mengurangi volume sampah, program tersebut juga membuka peluang usaha baru bagi warga.

Inisiatif ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait lingkungan berkelanjutan serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa pengelolaan sampah bukan hanya kewajiban, tetapi juga peluang. Perubahan besar, pada akhirnya, dapat dimulai dari langkah kecil di lingkungan sekitar.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya