Bank Mandiri Perkuat Komitmen Keberlanjutan pada Momentum Hari Bumi 2026

25 Apr 2026 • 16:42 iMedia

MEDIAHUB.ID – Memaknai momentum Hari Bumi 2026 yang berlangsung pekan ini, Bank Mandiri menegaskan komitmen keberlanjutan sebagai bagian integral dari strategi bisnis dan operasional perusahaan.

Keberlanjutan dijalankan sebagai perjalanan jangka panjang yang terukur dan memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, dengan melibatkan nasabah korporasi hingga nasabah ritel dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

Dengan mengusung semangat Sinergi Majukan Negeri, Bank Mandiri memperkuat perannya sebagai katalis dalam akselerasi ekonomi hijau Indonesia melalui pendekatan berbasis data, implementasi nyata, dan dampak berkelanjutan.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan menyampaikan, hingga Maret 2026 portofolio pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai sekitar Rp320 triliun, tumbuh 8,8 persen secara tahunan. Dari jumlah itu, pembiayaan hijau tercatat Rp167 triliun dan pembiayaan sosial Rp153 triliun.

Capaian tersebut menempatkan Bank Mandiri sebagai pemimpin pasar pembiayaan hijau di Indonesia dengan pangsa lebih dari 35 persen dibandingkan tiga bank besar nasional.

“Kami optimistis pembiayaan berkelanjutan akan terus tumbuh pada kisaran 7-9 persen secara tahunan, sejalan dengan target pertumbuhan kredit bank only,” ujar Henry dalam keterangan tertulis, Sabtu, 25 April 2026.

Optimisme itu didukung pipeline yang solid, dengan sekitar 77 persen berasal dari sektor yang selaras dengan agenda pembangunan nasional. Di antaranya pembiayaan ketahanan energi, termasuk energi terbarukan dan efisiensi energi, eco-efficient products, perumahan inklusif melalui program FLPP, serta penguatan pembiayaan produktif.

Sepanjang 2025, Bank Mandiri juga menerbitkan Green Bond Phase 2 dan Sustainability Bond Phase 1 dengan total nilai Rp10 triliun yang disalurkan untuk proyek-proyek berkelanjutan.

Selain itu, Bank Mandiri aktif berkolaborasi dengan regulator dan pemangku kepentingan melalui berbagai forum seperti forum group discussion, roundtable, dan pilot program, termasuk pengembangan skema pembiayaan baru di sektor prioritas seperti waste-to-energy.

Di sisi lain, Bank Mandiri memperluas akses solusi keberlanjutan bagi masyarakat melalui peluncuran fitur Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) untuk segmen ritel pada platform Livin’ Planet di aplikasi Livin’ by Mandiri.

Melalui fitur tersebut, nasabah dapat menghitung jejak emisi, melakukan carbon offset, serta membeli SPE-GRK secara langsung.

SPE-GRK yang tersedia saat ini berasal dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei milik Pertamina New & Renewable Energy berkapasitas 2,4 MW di Sumatera Utara. Proyek itu mengolah limbah Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi energi terbarukan.

Inisiatif tersebut berkontribusi pada pengurangan emisi sekitar 265 ribu tCO2e, setara dengan emisi sekitar 30 ribu kendaraan berbahan bakar bensin.

Kolaborasi Bank Mandiri dengan IDXCarbon itu juga memperluas akses pasar karbon, dari yang sebelumnya lebih banyak diakses segmen korporasi menjadi lebih inklusif bagi masyarakat luas.

Bank Mandiri turut menghadirkan sejumlah program untuk mendorong gaya hidup berkelanjutan, antara lain penawaran kendaraan listrik melalui Livin’ Auto, kartu debit ramah lingkungan berbahan Recycled PVC, serta produk e-money Livin’ Eco Green edisi khusus Hari Bumi di platform Livin’ Sukha.

Di internal perusahaan, Bank Mandiri juga mendorong keterlibatan aktif pegawai dengan mengajak seluruh karyawan berkontribusi dalam program penanaman pohon berbasis digital melalui fitur Livin’ Planet yang dilaksanakan pada 11–19 April 2026.

Program itu dikemas dalam bentuk kompetisi untuk meningkatkan keterlibatan sekaligus memperkuat pemahaman pegawai terhadap peran individu dalam implementasi ESG di lingkungan kerja. Kegiatan tersebut berhasil menarik partisipasi lebih dari 500 pegawai, dengan total kontribusi penanaman lebih dari 800 pohon bakau merah yang akan ditanam di Tangerang, Banten.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap target Net Zero Operation pada 2030, Bank Mandiri secara konsisten menurunkan emisi operasional hingga mencapai 32 persen dari baseline 2019 melalui berbagai inisiatif, seperti optimalisasi bangunan hijau, penggunaan kendaraan listrik dan hybrid, serta pemasangan panel surya.

Bank Mandiri menegaskan bahwa perjalanan keberlanjutan telah berjalan dengan arah yang jelas dan fondasi yang kuat bagi perusahaan. Ke depan, perseroan akan terus mempercepat akselerasi keberlanjutan melalui penguatan kolaborasi, inovasi, serta perluasan dampak di seluruh lini bisnis dan operasional bank.

Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berbasis data, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus menjadi penggerak utama dalam transformasi menuju ekonomi yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya