Keputusan Trump Mengenai Iran dan Piala Dunia 2026

11 Mar 2026 • 09:49 iMedia

MediaHub – Pada bulan Maret lalu, Iran berhasil mendapatkan tempat dalam Piala Dunia 2026 yang akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Namun, situasi politik terkini membuat keikutsertaan Iran dalam turnamen tersebut menjadi tanda tanya besar.

Beberapa minggu lalu, serangan militer gabungan antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran menimbulkan ketegangan yang cukup signifikan. Presiden Donald Trump bahkan menegaskan perlunya perubahan rezim setelah melakukan “operasi tempur besar-besaran” di negara tersebut.

Mehdi Taj, presiden Federasi Sepak Bola Iran, menyampaikan harapannya yang suram mengenai partisipasi negara mereka di Piala Dunia. Ia menuturkan, “Apa yang terjadi hari ini dan serangan oleh Amerika Serikat membuat kami meragukan kemungkinan untuk menghadapi Piala Dunia. Namun, keputusan akhir ada di tangan para pemimpin olahraga.”

Berkembang spekulasi bahwa Iran mungkin akan digantikan oleh tim nasional lain, dengan United Arab Emirates dan Irak menjadi kandidat yang sering disebutkan. Tak jarang juga muncul wacana bahwa Piala Dunia 2026 bisa ditunda jika konflik ini tidak segera mereda.

Meskipun begitu, Heimo Schirgi, COO FIFA, menjamin bahwa turnamen akan tetap berlangsung sesuai rencana. Dalam pernyataannya, ia mengatakan, “Pada akhirnya, kami akan mencapai resolusi, dan Piala Dunia tetap akan dilanjutkan. Piala Dunia terlalu besar, dan kami berharap semua tim yang telah memenuhi syarat dapat berpartisipasi.”

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya