China Ingatkan Indonesia Agar Tak Ganggu Stabilitas Regional
MEDIAHUB.ID – Kementerian Luar Negeri China mengingatkan Indonesia agar tidak mengambil langkah yang dinilai dapat mengganggu stabilitas dan keamanan kawasan, menyusul adanya pembahasan soal permintaan Amerika Serikat.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, mengatakan apabila permintaan AS itu dipenuhi Indonesia, maka berpotensi melanggar Piagam ASEAN yang menekankan penghormatan terhadap kedaulatan negara lain.
Menurut Guo, Piagam ASEAN dan Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama di Asia Tenggara secara tegas menempatkan negara-negara anggota pada tanggung jawab bersama untuk menjaga perdamaian, keamanan, dan kemakmuran regional.
Ia juga menyinggung ketentuan yang melarang negara anggota terlibat dalam kebijakan atau kegiatan apa pun, termasuk penggunaan wilayahnya, yang dapat mengancam kedaulatan dan integritas wilayah negara lain.
“Kami secara konsisten percaya bahwa kerja sama pertahanan dan keamanan antarnegara tidak boleh menargetkan atau merugikan kepentingan pihak ketiga mana pun, juga tidak boleh memengaruhi perdamaian dan stabilitas regional,” ujar Guo, dikutip dari Global Times, Sabtu 18 April 2026.
Posisi Indonesia disebut menjadi penting dalam dinamika kawasan karena letaknya di pintu masuk selatan Laut China Selatan, dekat Kepulauan Natuna. Secara geografis, Indonesia juga berada di jalur penghubung Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.
Laut China Selatan sendiri menjadi salah satu kawasan dengan persaingan pengaruh paling tajam antara China dan Amerika Serikat. China mengklaim sebagian besar wilayah itu, sementara Filipina, Vietnam, Malaysia, dan Brunei juga memiliki klaim yang tumpang tindih.
Di sisi lain, Amerika Serikat berkepentingan menjaga jalur laut tersebut tetap terbuka bagi navigasi, sekaligus mendukung manuver militernya dari kawasan Pasifik hingga Timur Tengah.
Guo menambahkan, komunikasi antar-kementerian merupakan hal yang lazim dalam proses perumusan kebijakan.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
