Penyebab Meninggalnya Ndhank Surahman Eks Stinky Diungkap Saudara Kembar

20 Apr 2026 • 03:44 iMedia

MEDIAHUB.ID – Mantan gitaris Stinky, Ndhank Surahman, meninggal dunia pada Sabtu, 18 April 2026, akibat pecahnya pembuluh darah di otak. Kabar duka tersebut dibenarkan oleh saudara kembarnya, Edo Surahim, yang mengungkap riwayat kondisi kesehatan almarhum sebelum wafat.

“Itu dirawat baru tiga hari. Awalnya stroke ringan, terakhir sebelum meninggal pembuluh darah di otak pecah,” ujar Edo saat dihubungi awak media pada Minggu, 19 April 2026.

Sebelum meninggal, Ndhank sempat menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengalami serangan stroke. Kondisinya disebut memburuk dalam waktu singkat hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Menurut Edo, almarhum rencananya akan dimakamkan di Manado, Sulawesi Utara. Namun, jadwal pemakaman masih menunggu kepastian dari pihak keluarga.

“Kapannya saya masih tunggu konfirmasi dari istrinya,” kata Edo.

Kepergian Ndhank juga meninggalkan duka mendalam karena ia tengah menyiapkan karya baru bersama bandnya, Note n Sound. Proses rekaman grup tersebut disebut sudah rampung dan tinggal menunggu izin rilis dari label rekaman.

Edo mengatakan, obrolan terakhirnya dengan sang kakak kembar banyak membahas proyek musik itu. Note n Sound dibentuk Ndhank bersama eks vokalis Zigas, Zoker, dan gitaris Orange, Ryan.

“Tadinya dia berharap jalan dengan band barunya. Sudah recording, tapi tunggu konfirmasi dari salah satu label besar, masih belum ada kabar juga. Single-nya belum rilis,” ujarnya.

Kepergian Ndhank menjadi kehilangan bagi dunia musik Indonesia. Selain dikenal sebagai musisi, ia juga dikenal memperjuangkan hak cipta dan royalti bagi para pelaku industri musik.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya