Pembangunan Kembali Daerah Terdampak Banjir di Sumatra Butuh Rp130 Triliun

27 Mar 2026 • 01:40 iMedia

MediaHub – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi, mengungkapkan bahwa pemulihan daerah yang terkena dampak bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra diperkirakan memerlukan anggaran mencapai Rp130 triliun.

Estimasi biaya ini dihasilkan berdasarkan analisis dari Bappenas yang mempertimbangkan usulan dari berbagai kementerian serta pemerintah daerah. “Di Gugus Tugas, kami sudah memiliki rencana induk untuk membangun kembali tiga provinsi ini dalam kurun waktu tiga tahun,” ujar Tito saat konferensi pers di Kantor Staf Presiden.

Dia menambahkan bahwa rencana induk ini diharapkan sudah dapat disusun secara resmi paling lambat pada 1 April 2026.

Lebih lanjut, Tito menjelaskan bahwa anggaran tersebut akan dialokasikan untuk beberapa item penting, seperti pembangunan hunian permanen, infrastruktur jalan dan jembatan, serta perbaikan fasilitas pendidikan dan kesehatan. “Setelah rencana jelas, Menkeu akan memfasilitasi pendanaan. Ini adalah perencanaan yang komprehensif, mencakup apa saja yang perlu dibangun dan estimasi biayanya,” ujarnya.

Di samping itu, Tito juga mengajak pemerintah daerah untuk saling membantu dalam penanganan dampak bencana di wilayah yang lebih parah. Dia menekankan perlunya kerjasama antar pemerintah daerah sebagai upaya pemulihan bencana hidrometeorologi di Sumatra.

Sebagai informasi, pemerintah telah memberikan tambahan alokasi anggaran transfer ke daerah sebesar Rp10,6 triliun untuk mendukung percepatan penanganan bencana. “Berdasarkan pembaruan terakhir, tiga daerah telah menyatakan komitmen untuk membantu area terdampak, yaitu Simalungun, Asahan, dan Pematangsiantar,” tutupnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya