Irak Buka Kembali Perbatasan dengan Suriah Setelah 13 Tahun Ditutup
MEDIAHUB.ID – Pemerintah Irak resmi membuka kembali jalur perbatasan strategis dengan Suriah yang telah ditutup hampir 13 tahun akibat konflik dan munculnya kelompok ekstremis.
Pembukaan ini menandai kembali beroperasinya seluruh titik lintas utama antara kedua negara. Perlintasan al-Rabia di wilayah Irak, yang dikenal sebagai al-Yarubiyah di sisi Suriah, kini kembali aktif sehingga seluruh tiga jalur perbatasan Irak-Suriah telah dibuka.
Jalur tersebut sebelumnya menjadi salah satu rute perdagangan penting sebelum konflik meluas di kawasan itu.
Kepala Otoritas Pelabuhan Perbatasan Irak, Omar Al-Waeli, menegaskan pembukaan kembali jalur tersebut akan berperan penting dalam proyek jaringan jalan dan rel yang melintasi Irak dan Turki.
"Pelabuhan al-Rabia, perbatasan strategis yang telah ditutup selama hampir 13 tahun. Penyeberangan tersebut akan memainkan peran penting dalam Jalan Pembangunan," ujarnya, dikutip dari New Arab, Selasa, 21 April 2026.
Penutupan jalur itu sebelumnya dipicu oleh kemunculan kelompok Islamic State yang pada 2014 merebut wilayah luas di Irak dan Suriah dalam serangan cepat. Meski kelompok tersebut telah dikalahkan, perlintasan al-Rabia lama tidak difungsikan, kecuali untuk pengiriman bantuan kemanusiaan ke Suriah.
Situasi di sisi Suriah juga mengalami perubahan signifikan. Hingga awal tahun ini, wilayah perlintasan itu masih dikuasai pasukan Kurdi sebelum akhirnya diserahkan kepada otoritas Suriah yang kini berkuasa usai menggulingkan mantan presiden Bashar al-Assad pada Desember 2024.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
