Brasil Desak DK PBB Ambil Tindakan Hentikan Perang di Timur Tengah
MEDIAHUB.ID – Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera bertindak untuk menghentikan konflik yang terus meluas, terutama di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan itu disampaikan Lula saat menghadiri sebuah acara di Barcelona, Spanyol, sebagaimana dikutip dari Middle East Monitor, Senin, 20 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Lula menilai situasi global saat ini sudah tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia secara khusus meminta lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB, yakni Amerika Serikat, China, Rusia, Prancis, dan Inggris, untuk menjalankan tanggung jawab mereka dalam menjaga perdamaian dunia.
“Penuhi kewajiban Anda untuk menjamin perdamaian di dunia, adakan pertemuan, dan akhiri kegilaan perang ini, karena dunia tidak dapat lagi menanggungnya,” ujar Lula.
Lula juga menyinggung inisiatif diplomatik pada 2010 yang melibatkan Brasil, India, dan Turki untuk membatasi program pengayaan uranium Iran. Menurut dia, upaya tersebut sempat membuka peluang bagi solusi damai.
“Ketika kami mempublikasikan perjanjian itu, saya membayangkan mereka akan memuji kami karena Iran tidak akan memperkaya uranium. Apa yang terjadi?” kata Lula.
Ia menambahkan, Uni Eropa dan Amerika Serikat kala itu menolak kesepakatan tersebut. Kini, menurut Lula, narasi serupa kembali diangkat terkait dugaan pengembangan senjata nuklir oleh Iran.
“Uni Eropa dan AS tidak menerima perjanjian tersebut, dan sekarang mereka kembali menyebarkan gagasan bahwa Iran sedang membangun bom atom,” tegasnya.
Dalam pernyataannya, Lula juga menyinggung alasan yang kerap digunakan Presiden AS Donald Trump dalam kebijakan militer terhadap Iran bersama Israel pada 28 Februari lalu.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
