Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Fasilitas Energi di Kuwait

06 Apr 2026 • 05:40 iMedia

MEDIAHUB.ID – Ketegangan di kawasan Teluk kembali meningkat setelah sebuah drone milik Iran menghantam kompleks pemerintahan di ibu kota Kuwait pada Sabtu malam, 4 April 2026.

Kementerian Keuangan Kuwait menyebut serangan itu menyebabkan kerusakan properti dalam skala besar, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa. Tim darurat segera dikerahkan untuk menangani dampak serangan, sementara para pegawai pemerintah diminta bekerja dari rumah mulai Minggu, 5 April 2026.

Otoritas Kuwait juga melaporkan dua fasilitas pembangkit listrik dan desalinasi air turut menjadi sasaran. Serangan tersebut menimbulkan kerusakan material signifikan dan membuat dua unit pembangkit listrik tidak dapat beroperasi.

“Pertahanan udara Kuwait saat ini sedang menanggapi ancaman rudal dan pesawat tak berawak musuh,” demikian pernyataan militer Kuwait, seperti dikutip dari TRT World.

Secara terpisah, Kuwait Petroleum Corporation menyebut kebakaran terjadi di kompleks minyak Shuwaikh setelah diserang drone. Tidak ada korban luka yang dilaporkan, sementara tim darurat dan petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Serangan ini terjadi di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran sejak akhir Februari lalu menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Iran kemudian membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta sejumlah negara Teluk yang menampung aset militer Amerika Serikat.

Sumber: RMOL

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya