Banyak yang Ragukan Liverpool, Tapi Anfield Punya Cerita Berbeda
MEDIAHUB.ID – Peluang Liverpool untuk melaju ke semifinal Liga Champions tidak berada di pihak mereka saat menjamu Paris Saint-Germain. Namun, situasi seperti ini bukan sesuatu yang asing bagi Anfield.
PSG datang ke Merseyside dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil meyakinkan pada leg pertama dan membawa keunggulan dua gol. Dengan status sebagai salah satu kekuatan besar Eropa, tim asuhan Luis Enrique dinilai berada di atas angin.
Meski begitu, Anfield kerap menghadirkan cerita berbeda. Atmosfer stadion yang penuh tekanan, ditambah karakter Liverpool yang sering bangkit dalam situasi sulit, membuat hasil akhir tetap sulit diprediksi.
PSG tentu memahami betul ancaman itu. Hasil imbang tanpa gol sebenarnya sudah cukup untuk memastikan mereka lolos, tetapi Liverpool dikenal mampu mengubah jalannya pertandingan sejak awal laga. Jika tuan rumah tampil agresif dan mampu menciptakan tekanan besar, keunggulan dua gol PSG bisa saja cepat tergerus.
Sejarah Liverpool di Anfield juga memperkuat harapan tersebut. Salah satu momen paling ikonik terjadi saat mereka menaklukkan Borussia Dortmund 4-3 pada perempat final Liga Europa sekitar satu dekade lalu. Setelah tertinggal lebih dulu, Liverpool bangkit lewat gol-gol dramatis hingga memastikan kemenangan di masa tambahan waktu.
Selain itu, ada pula sejumlah comeback lain yang memperlihatkan mental kuat tim asal Merseyside itu. Pada 1991, Liverpool membalikkan defisit dua gol saat menghadapi Auxerre. Pada 2002, mereka kembali membalikkan keadaan di kompetisi Eropa dalam laga yang emosional bersama Gérard Houllier.
Di Liga Champions, Liverpool juga pernah melakukan kebangkitan penting saat menghadapi Olympiacos pada 2005. Steven Gerrard menjadi penentu kemenangan yang mengantar mereka melaju ke fase berikutnya. Sementara itu, pada 2008, Liverpool menunjukkan mental serupa ketika menyingkirkan Arsenal dalam laga penuh tekanan.
Yang paling dikenang tentu saja comeback sensasional atas Barcelona pada 2019. Kekalahan 0-3 di leg pertama berhasil dibalikkan menjadi kemenangan 4-0 di Anfield, sebuah hasil yang kembali menegaskan reputasi stadion tersebut sebagai tempat lahirnya kejutan besar.
Semua kisah itu memiliki benang merah yang sama: keyakinan. Faktor inilah yang kini kembali diharapkan Liverpool saat menghadapi PSG.
Arne Slot diperkirakan akan menurunkan susunan pemain terbaik. Namun, lebih dari sekadar strategi, Liverpool membutuhkan kepercayaan penuh dari pemain, staf, dan suporter untuk menjaga peluang membalikkan keadaan.
Tanpa keyakinan, Liverpool hanya akan menjadi penggembira. Tetapi jika Anfield kembali menyala dan tim mampu bermain dengan keberanian penuh, hasil besar bukan hal yang mustahil.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
