Banjir dan Cuaca Ekstrem Melanda Indonesia Saat Lebaran 2026

23 Mar 2026 • 04:53 iMedia

MediaHub – Bencana hidrometeorologi berupa banjir dan cuaca ekstrem telah melanda berbagai wilayah di Indonesia bersamaan dengan perayaan Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah. Menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kejadian tersebut terjadi antara 21 hingga 22 Maret 2026, mempengaruhi masyarakat di beberapa daerah di Jawa Barat, Jawa Timur, serta Maluku.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa berbagai kejadian bencana yang bersifat hidrometeorologi ini dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat yang disertai angin kencang.

Di Provinsi Jawa Barat, cuaca ekstrem melanda lima desa di empat kecamatan di Kabupaten Cianjur pada hari Jumat, 20 Maret. Peristiwa ini mengakibatkan 18 kepala keluarga terdampak, dengan 18 rumah mengalami kerusakan. Tim penanggulangan bencana telah fokus pada evakuasi pohon tumbang dan memperbaiki atap rumah yang rusak akibat angin kencang.

Sementara itu, pada Sabtu, 21 Maret, banjir melanda Kelurahan Mekarsari dan Tugu di Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Sekitar 685 kepala keluarga merasakan dampak dari bencana ini, di mana 17 orang dari enam kepala keluarga harus mengungsi. Hasil kaji cepat sementara mencatat bahwa sekitar 691 unit rumah terpengaruh, meskipun dilaporkan bahwa kondisi banjir mulai surut.

Di Jawa Timur, banjir juga terjadi pada Jumat, 20 Maret di Kabupaten Mojokerto, yang menyebabkan sekitar 275 orang harus mengungsi. Diketahui bahwa sebanyak 146 rumah terkena dampak, satu tanggul mengalami kerusakan, dan lebih dari 20 hektare lahan pertanian serta tiga jalan akses juga terpengaruh. Wilayah yang terimbas mencakup Desa Kertosari di Kecamatan Kutorejo dan Desa Jumenang di Kecamatan Mojoanyar. Saat ini, genangan air di daerah tersebut dilaporkan mulai surut dengan cuaca yang berawan.

Tak ketinggalan, wilayah Maluku juga mengalami banjir, tepatnya di Kabupaten Seram Bagian Barat pada 21 Maret. Bencana ini berdampak pada sekitar 177 kepala keluarga di Desa Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang, serta Desa Piru, Kecamatan Seram Barat. BNPB melaporkan bahwa kondisi terkini menunjukkan banjir di lokasi ini mulai surut, namun masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya