Iran Bantah Negosiasi Langsung dengan AS

24 Mar 2026 • 02:31 iMedia

MediaHub – Iran menanggapi dengan tegas laporan yang menyatakan bahwa negara tersebut terlibat dalam negosiasi langsung dengan Amerika Serikat (AS). Pernyataan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa proses negosiasi dengan Iran sedang berlangsung.

Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini, pembicaraan langsung dengan AS belum dilakukan. Namun, ia menegaskan bahwa kedua belah pihak memiliki saluran komunikasi tidak langsung yang berfungsi melalui mediator.

“Kami belum melakukan pembicaraan dengan AS. Beberapa hari terakhir, kami menerima pesan dari negara-negara sahabat terkait permintaan AS untuk negosiasi guna mengakhiri konflik. Tanggapan kami tetap berpegang pada prinsip-prinsip kebijakan pemerintah,” ungkap Baghaei dalam wawancaranya dengan kantor berita IRNA, yang dikutip pada Selasa (24/3/2026).

Baghaei juga menambahkan bahwa dalam komunikasi tidak langsung tersebut, Iran telah menyampaikan peringatan kepada AS mengenai konsekuensi serius jika terjadi serangan terhadap infrastruktur penting negara.

“Militer Iran siap siaga untuk merespons dengan tegas, cepat, dan efektif terhadap segala potensi serangan dari AS atau Israel,” imbuhnya.

Di sisi lain, Ebrahim Rezaei, anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, menilai presentasi negosiasi dengan AS saat ini tidaklah relevan. “Dalam keadaan sekarang, negosiasi tidak rasional. Musuh hanya mengerti bahasa kekuatan dan rudal,” tulis Rezaei melalui akun media sosialnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya