Iran Luncurkan Rudal Canggih Sejjil dalam Serangan Balasan ke AS dan Israel

18 Mar 2026 • 02:22 iMedia

MediaHub – Angkatan Bersenjata Iran kini memasuki babak baru dalam aplikasi kekuatan militer mereka dengan meluncurkan rudal canggih Sejjil sebagai bagian dari serangan balasan terhadap Amerika Serikat dan Israel. Ini merupakan pertama kalinya Iran menggunakan rudal ini dalam konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari lalu.

Menurut laporan dari Al Jazeera, rudal Sejjil yang diluncurkan adalah jenis rudal balistik yang menggunakan bahan bakar padat, membuatnya cukup sulit untuk dideteksi dan dicegat di udara. Media Iran, Press TV, juga mengonfirmasi bahwa peluncuran dilakukan dalam operasi ‘True Promise 4’ yang merupakan gelombang ke-54 dari serangan mereka.

Target Serangan dan Kode Operasi

Press TV mencatat bahwa rudal Sejjil diarahkan untuk menyerang pusat komando dan infrastruktur militer penting milik Israel. Brigadir Jenderal Majid Mousavi, komandan Angkatan Udara IRGC, juga membenarkan serangan ini melalui unggahan di platform X.

Menyusul peluncuran tersebut, laporan dari media lokal Israel menyebutkan bahwa sirene peringatan berbunyi di berbagai lokasi, termasuk ibu kota Tel Aviv dan Herzliya, menandakan ancaman yang terus meningkat.

Operasi ‘Ya Zahra’

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengungkapkan bahwa operasi pembalasan diluncurkan pada tanggal 15 Maret dan dinamai ‘Ya Zahra’. Berbagai jenis rudal dikerahkan dalam serangan ini, termasuk rudal Khorramshahr, Kheybar, Qadr, dan Emad.

Spesifikasi dan Pengembangan Rudal Sejjil

Kemampuan rudal Sejjil sebagai rudal balistik jarak menengah (MRBM) sangat patut dicatat. Dengan jangkauan maksimum sekitar 2.000 kilometer dan dapat diluncurkan dari platform mobile, rudal ini memberikan Iran fleksibilitas strategis. Sejjil dirancang dengan dua tahap peluncuran dan memiliki panjang sekitar 18 meter serta berat sekitar 23.600 kg. Selain itu, rudal ini diduga mampu membawa hulu ledak konvensional maupun non-konvensional.

Sejarah peluncuran Sejjil dimulai pada tahun 2008 dengan catatan uji coba yang terus dikembangkan. Varian Sejjil-2, yang diuji pada tahun 2009, menunjukkan kemampuan sistem pemandu dan navigasi yang lebih baik. Saat ini, Iran dikabarkan sedang mengembangkan Sejjil-3 dengan jangkauan yang lebih luas dan kapasitas yang lebih besar.

Kesimpulan

Peluncuran rudal Sejjil dalam konteks ini menandai peningkatan signifikan dalam kemampuan militer Iran. Dengan strategi yang lebih matang dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan, Iran menunjukkan bahwa mereka berkomitmen untuk memperkuat pertahanan mereka di tengah situasi geopolitik yang semakin kompleks.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya