CATL dan HyperStrong Sepakati Pengadaan Baterai Natrium-Ion 60 GWh untuk Penyimpanan Energi
MEDIAHUB.ID – CATL resmi menjalin kerja sama dengan HyperStrong untuk pengadaan baterai sodium-ion atau natrium-ion berkapasitas 60 GWh guna mendukung kebutuhan penyimpanan energi global.
Kesepakatan ini disebut sebagai salah satu langkah terbesar dalam komersialisasi teknologi baterai natrium-ion, yang dinilai stabil dan efisien untuk operasional skala besar.
Melansir laporan Carnewschina, kerja sama strategis tersebut menjadikan HyperStrong sebagai mitra CATL dalam pengembangan teknologi, penerapan produk, hingga implementasi proyek di lapangan.
Dengan kapasitas 60 GWh, volume pengadaan ini setara dengan sekitar setengah dari total pengiriman baterai penyimpanan energi CATL sepanjang 2025. Capaian tersebut sekaligus menandai meningkatnya minat industri terhadap teknologi baterai berbasis natrium.
CATL mengklaim telah mengatasi sejumlah tantangan dalam produksi massal baterai sodium-ion, termasuk peningkatan performa dan kepadatan energi. Dibandingkan baterai lithium-ion konvensional, teknologi ini disebut memiliki keunggulan dari sisi ketersediaan bahan baku, stabilitas, dan ketahanan terhadap panas.
Selain itu, baterai sodium-ion juga diklaim tetap bekerja optimal pada suhu ekstrem. Untuk kebutuhan penyimpanan energi jangka panjang, teknologi ini dinilai lebih efisien karena dapat menyederhanakan sistem dan menekan konsumsi energi tambahan.
Menariknya, CATL merancang baterai ini dengan ukuran yang sama seperti baterai lithium-ion. Artinya, teknologi tersebut bisa langsung digunakan dalam ekosistem yang sudah ada tanpa banyak penyesuaian teknis.
Sebelumnya, HyperStrong juga disebut telah mengumumkan rencana pembelian baterai dari CATL hingga 200 GWh untuk periode 2026 hingga 2028. Pesanan besar itu memperlihatkan bahwa baterai natrium-ion kini mulai bergerak dari tahap uji coba menuju penggunaan nyata dalam skala luas.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
