Insiden Pesawat Militer AS dan Kebakaran di Kapal Induk
Pesawat Pengisian Bahan Bakar Jatuh di Timur Tengah
MediaHub – Militer Amerika Serikat baru-baru ini mengonfirmasi bahwa sebuah pesawat pengisian bahan bakar Boeing KC-135 Stratotanker mengalami kecelakaan saat menjalankan misi di Timur Tengah. Washington menekankan bahwa insiden tragis ini tidak ada kaitannya dengan serangan dari Iran.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh United States Central Command (CENTCOM), yang bertanggung jawab atas operasi militer AS di kawasan tersebut, mereka menjelaskan bahwa pihaknya telah mengetahui hilangnya pesawat ini. “Komando Pusat AS mengetahui hilangnya pesawat pengisian bahan bakar KC-135,” rincinya seperti dilansir oleh Al Jazeera pada Jumat (13/3/2026).
Insiden tersebut terjadi di wilayah udara sekutu saat pelaksanaan operasi militer yang dikenal sebagai Operation Epic Fury. Tim penyelamat saat ini tengah melakukan pencarian terhadap awak pesawat yang hilang. Menurut laporan awal, kecelakaan ini diduga melibatkan dua pesawat yang mungkin bertabrakan atau melakukan manuver yang terlalu dekat satu sama lain, di mana salah satu pesawat berhasil mendarat dengan selamat.
Kebakaran di USS Gerald R Ford
Di sisi lain, kapal induk terbesar milik Amerika, USS Gerald R Ford, mengalami kejadian kebakaran saat beroperasi di Laut Merah pada Kamis (12/3). Menurut informasi dari US Naval Forces Central Command (NAVCENT), api muncul dari ruang laundry utama kapal tersebut. Kebakaran ini berhasil dipadamkan dan dipastikan tidak ada kaitannya dengan operasi tempur.
“Penyebab kebakaran tidak terkait dengan pertempuran, dan api telah dipadamkan,” ungkap NAVCENT dalam pernyataannya yang dikutip oleh Al Arabiya dan Anadolu Agency. Pasca kejadian ini, dua pelaut AS mengalami luka ringan dan saat ini mendapatkan perawatan medis, keduanya dalam keadaan stabil.
Meskipun mengalami kebakaran, NAVCENT memastikan bahwa sistem penggerak kapal tidak rusak dan USS Gerald R Ford tetap beroperasi dengan baik. Saat ini, kapal induk tersebut bersama kelompok tempurnya berada di Laut Merah untuk mendukung operasi militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran yang telah dimulai sejak 28 Februari. Selain itu, kapal induk USS Abraham Lincoln juga telah dikerahkan ke kawasan Timur Tengah untuk memperkuat operasi militer ini.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
