Xiaomi Siapkan Investasi Besar untuk Kecerdasan Buatan
MediaHub – Perusahaan teknologi terkemuka asal China, Xiaomi, telah mengumumkan rencana ambisiusnya untuk mengucurkan investasi sekitar ¥60 miliar, atau setara dengan Rp147,1 triliun, dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) selama tiga tahun ke depan. Pendiri Xiaomi, Lei Jun, menjelaskan bahwa langkah ini dianggap sebagai langkah yang wajib diambil oleh semua perusahaan untuk beradaptasi dengan ‘era baru’ yang sedang berlangsung.
Sejak didirikan pada tahun 2011, Xiaomi telah menjelma menjadi salah satu produsen ponsel pintar terbesar di dunia, dengan rangkaian produk yang meliputi tablet, peralatan rumah tangga, dan kendaraan listrik. Kini, mereka tengah mengarahkan perhatian kepada pengembangan teknologi AI.
“Kami berkomitmen untuk menginvestasikan setidaknya 60 miliar yuan dalam AI selama tiga tahun ke depan,” ujar Lei saat peluncuran model baru mobil listrik SU7 pada Kamis (19/3). Dia menegaskan bahwa saat ini kita tengah memasuki sebuah era baru yang menuntut inovasi terus-menerus.
Pada hari yang sama, Xiaomi juga memperkenalkan tiga model AI baru, dua di antaranya telah menjalani pengujian anonim di platform pengembang pihak ketiga. Lei mengungkapkan, “Mungkin kami tidak terlalu menonjol, tetapi kemajuan yang kami capai sebenarnya jauh lebih cepat dibandingkan yang dipahami oleh publik.”
Inisiatif AI Xiaomi dimulai tahun lalu dengan peluncuran model bahasa besar pertamanya, MiMo-V2-Flash, yang saat ini dipimpin oleh Luo Fuli, seorang mantan peneliti dari DeepSeek. Tim yang dipimpinnya terdiri dari para anggota muda berusia rata-rata 25 tahun.
Menurut Luo, ketiga model AI terbaru ini dirancang khusus untuk mendukung konsep ‘agen’, yakni program yang dapat menyelesaikan berbagai tugas sehari-hari, seperti mengirim email atau memesan tiket pesawat. Konsep ini diyakini sebagai langkah besar berikutnya setelah chatbot seperti ChatGPT.
Xiaomi tidak sendirian dalam perlombaan ini; banyak raksasa teknologi lainnya di China juga berlomba-lomba merilis alat serupa dalam sektor AI. Media lokal bahkan telah berspekulasi mengenai peluncuran model V4 dari DeepSeek, yang diperkirakan dapat tersedia pada bulan April mendatang. Bulan ini, Xiaomi juga mengumumkan bahwa mereka sedang dalam tahap pengujian alat AI yang dikenal sebagai MiClaw, yang memungkinkan pengguna mengendalikan ponsel dan perangkat rumah tangga dengan perintah suara sederhana.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
