MEDIAHUB.ID – Indonesia Battery Corporation (IBC) tengah memfokuskan riset pada pengembangan paten teknologi baterai berbasis nikel untuk menjawab kebutuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia.
IBC menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta sejumlah universitas dalam negeri untuk mendorong inovasi yang tidak hanya menghasilkan paten, tetapi juga bernilai ekonomi dan bisa diterapkan secara luas.
IBC menilai riset di dalam negeri masih memiliki peluang besar untuk mengejar perkembangan teknologi baterai global, termasuk capaian yang telah diraih China. Fokus utama perusahaan adalah menghasilkan productive patent atau paten yang benar-benar dapat diwujudkan menjadi produk komersial.



