Aksi Demonstrasi Dipicu Arogansi Elite Politik, Menurut Peneliti CSIS

30 Aug 2025 • 08:44 Redaksi

Gelombang aksi demonstrasi telah terjadi di berbagai wilayah, termasuk ibu kota, dalam beberapa hari terakhir. Peneliti dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Nicky Fahrizal, menilai bahwa tindakan ini dipicu oleh sikap arogansi dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Banyak kebijakan yang tidak sesuai dengan pemikiran publik dan tidak tepat sasaran. Selain itu, sikap arogansi elite politik juga turut memicu aksi demonstrasi ini,” ujar Nicky dalam wawancara dengan wartawan pada Sabtu, 30 Agustus 2025.

Nicky juga menyoroti pernyataan kontroversial dari anggota DPR, Ahmad Sahroni, yang menyangkut gaji dan tunjangan. Menurutnya, pernyataan tersebut turut memicu kemarahan masyarakat.

“Pernyataan seperti yang disampaikan oleh Sahroni cukup memprovokasi. Ditambah lagi, anggaran DPR yang dianggap berlebihan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Nicky mengungkapkan bahwa pemerintah dinilai kurang memiliki keberpihakan terhadap keadilan sosial. Ia menyoroti kontras antara upaya efisiensi anggaran dan gaya hidup mewah para pejabat.

“Kita bisa melihat jelas upaya efisiensi, namun gaya hidup pejabat tetap mewah,” katanya.

Kemarahan masyarakat semakin meningkat setelah insiden yang menimpa Affan Kurniawan, seorang driver ojek online, yang tewas akibat dilindas kendaraan taktis Brimob. Nicky menyatakan bahwa peristiwa tersebut memicu aksi unjuk rasa yang semakin meluas.

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya