Presiden Iran Minta Maaf, Jamin Keamanan Negara Tetangga

08 Mar 2026 • 11:54 iMedia

MediaHub – Dalam langkah yang mengejutkan, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengeluarkan pernyataan meminta maaf kepada negara-negara tetangga di Timur Tengah. Permintaan maaf ini muncul setelah serangkaian serangan yang dilancarkan Iran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel yang berdampak pada beberapa negara Arab.

Sejak konflik antara Iran dan koalisi Amerika Serikat-Israel dimulai pada 28 Februari, berbagai serangan balasan dari Iran menyebabkan kekhawatiran di kawasan tersebut. Pezeshkian dengan tegas menegaskan bahwa negara-negara Arab tidak akan menjadi target, kecuali ada ancaman serangan yang berasal dari mereka terhadap Iran.

Dalam pidatonya yang disiarkan oleh media pemerintah, Pezeshkian menjelaskan, “Saya ingin meminta maaf atas nama saya sendiri dan Iran kepada negara-negara tetangga yang telah diserang oleh kami.” Dia menambahkan, “Dewan kepemimpinan sementara telah memutuskan untuk menghentikan serangan terhadap negara-negara tetangga, selama tidak ada serangan yang ditujukan ke Iran dari negara tersebut.”

Dewan kepemimpinan ini berkuasa di Iran setelah terjadinya pembunuhan pemimpin tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan oleh AS dan Israel. Pezeshkian menggarisbawahi bahwa Iran tidak akan pernah menyerah kepada Israel dan Amerika Serikat, dengan pernyataan kuat bahwa “musuh-musuh kami harus menguburkan harapan mereka akan penyerahan rakyat Iran.”

Hingga saat ini, Iran terus meluncurkan serangan balasan ke target-target di Israel dan aset militer AS di kawasan. Misalnya, laporan terbaru menunjukkan bahwa beberapa titik di Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Kuwait kembali menjadi sasaran serangan drone. Akibatnya, Bandara Dubai terpaksa ditutup, menghentikan operasional dan menciptakan kepanikan di antara para penumpang saat asap mengepul di atas langit bandara.

Data dari situs pelacakan penerbangan Flightradar24 mengungkapkan bahwa banyak pesawat terpaksa berputar di atas Bandara Dubai dalam pola menunggu, menambahkan ketegangan di kawasan tersebut.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya