Perundingan AS-Iran di Islamabad Gagal karena Tak Sepakat atas Sejumlah Isu Penting
MEDIAHUB.ID – Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu (11/4/2026) gagal mencapai kesepakatan karena kedua pihak belum menemukan titik temu dalam beberapa isu penting.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan kedua delegasi sebenarnya telah mencapai kesepahaman dalam sejumlah poin, namun tetap berbeda pandangan pada dua atau tiga isu krusial.
“Kami mencapai kesepahaman mengenai sejumlah isu, tapi pandangan kami berbeda pada dua atau tiga isu penting, dan pada akhirnya pembicaraan gagal menghasilkan kesepakatan,” kata Baghaei, dikutip kantor berita Mehr, Minggu (12/4/2026).
Baghaei tidak merinci isu yang menjadi ganjalan utama. Namun, ia menyebut pembahasan dalam perundingan itu mencakup Selat Hormuz, isu nuklir, ganti rugi, pencabutan sanksi, serta penyelesaian akhir konflik di kawasan.
Menurut Baghaei, keberhasilan dialog tersebut sangat bergantung pada keseriusan niat Amerika Serikat, sikap yang tidak maksimalis, serta pengakuan terhadap hak-hak Iran.
Ia juga menegaskan bahwa perundingan berlangsung di tengah suasana penuh ketidakpercayaan. Karena itu, menurutnya, tidak realistis berharap kesepakatan tercapai hanya dalam satu malam.
“Pembicaraan ini diadakan dalam suasana ketidakpercayaan dan kecurigaan. Tentu saja, sejak awal, kita seharusnya tidak mengharapkan kesepakatan tercapai dalam semalam. Tidak ada yang punya harapan seperti itu,” ujarnya.
Perundingan AS-Iran tersebut berlangsung selama 21 jam. Delegasi Amerika Serikat dipimpin Wakil Presiden JD Vance, sementara pihak Iran diwakili Ketua Parlemen Mohammed Bagher Ghalibaf.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
