Netizen Kaget Harga BBM Non-Subsidi Naik, Biaya Isi Penuh Tembus Rp2,3 Juta

18 Apr 2026 • 22:14 iMedia

MEDIAHUB.ID – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku mulai Sabtu, 18 April 2026, menuai keluhan dari warganet. Banyak pengguna kendaraan bermotor mengaku terkejut karena harga yang harus dibayar saat mengisi bensin naik cukup tajam dibandingkan sebelumnya.

Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan datang dari akun Threads @aghniafgh. Ia mengaku kaget saat melihat harga BBM yang kini mencapai Rp23.900 per liter, dari sebelumnya Rp14.000 per liter.

"Gilsss kaget ngisi bensin Rp23.900 per liter biasanya Rp14.000, naik hampir 100 persen cuy," tulisnya dalam unggahan yang viral.

Ia juga menyoroti dampak langsung kenaikan tersebut terhadap pengeluaran kendaraan harian maupun mingguan. Dalam unggahan lanjutan, ia membandingkan biaya isi penuh tangki kendaraan yang kini jauh lebih mahal.

"Biasa ngisi Rp1,4 juta full sekarang jadi Rp2,4 juta. Thanks Mr President," tulisnya sambil menyertakan emoji menangis.

Fenomena ini mencerminkan efek kaget harga atau sticker shock yang dirasakan banyak masyarakat, terutama di kota-kota besar yang bergantung pada BBM non-subsidi. Kenaikan harga paling tinggi terlihat pada jenis Dexlite yang kini dipatok Rp23.600 per liter, naik dari Rp14.200 per liter.

Sementara itu, Pertamina Dex menjadi yang paling mahal dengan harga baru Rp23.900 per liter, dibandingkan sebelumnya Rp14.500 per liter. Kenaikan tersebut membuat sejumlah warganet, khususnya dari kelompok menengah ke bawah, mulai cemas terhadap beban pengeluaran mereka ke depan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya