Dokumen Terbaru Epstein Ungkap Tuduhan Pelecehan Seksual Terhadap Trump

08 Mar 2026 • 11:49 iMedia

MediaHub – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) baru-baru ini merilis dokumen penting yang membahas dugaan pelecehan seksual terhadap mantan Presiden Donald Trump. Dokumen tersebut menyajikan informasi baru dari FBI, yang berasal dari wawancara dengan seorang wanita yang mengaku menjadi korban dari tindakan tidak terpuji Trump.

Menurut dokumen yang dikeluarkan pada Kamis, 5 Maret, wanita itu menceritakan pengalamannya yang kelam ketika ia berusia antara 13 hingga 15 tahun. Ia mengklaim bahwa pelecehan tersebut terjadi setelah dirinya diperkenalkan kepada Trump oleh Jeffrey Epstein, seorang predator seksual terkenal.

Dalam wawancaranya dengan penyidik yang dilakukan pada tahun 2019, wanita tersebut mengungkapkan bahwa ia berusaha melawan saat Trump berupaya memaksanya melakukan tindakan asusila. Selain itu, ia juga mengaku menerima serangkaian ancaman melalui telepon selama bertahun-tahun, yang menghantuinya agar tetap diam tentang pengalaman pahit yang dialaminya.

Sayangnya, proses wawancara dengan korban tersebut terhenti pada tahun 2019, dan ia merasa kehilangan harapan terkait keadilan untuk peristiwa yang menimpanya. Sementara itu, Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyebut tuduhan tersebut sebagai klaim yang tidak berdasar dan mengatakan bahwa tidak ada bukti kredibel yang mendukungnya.

Di sisi lain, Trump secara tegas membantah semua tuduhan yang diarahkan kepadanya yang tercantum dalam dokumen-dokumen Epstein. Pengungkapan terbaru ini juga muncul di tengah ketegangan internasional, ketika perhatian dunia beralih ke serangan yang diluncurkan oleh AS dan Israel terhadap Iran.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya