AS Klaim Tembak Dua Kapal Tanker Iran di Teluk Oman

09 May 2026 • 02:09 iMedia

MEDIAHUB.ID – Amerika Serikat mengklaim telah menembak dua kapal tanker minyak berbendera Iran di Teluk Oman pada Jumat, 8 Mei 2026, waktu setempat.

Menurut pihak militer AS, kedua kapal tersebut diduga berupaya menerobos blokade laut yang diberlakukan Washington terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut operasi itu dilakukan dengan jet tempur yang menembakkan amunisi presisi ke bagian cerobong kapal. Serangan tersebut disebut membuat kedua tanker lumpuh dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. CENTCOM juga merilis video serangan ke publik.

Insiden ini menjadi eskalasi terbaru dalam ketegangan antara AS dan Iran, meski sebelumnya kedua negara sempat menyepakati gencatan senjata sementara yang kini dinilai semakin rapuh.

Sehari sebelumnya, AS dan Iran juga dilaporkan saling serang di kawasan Selat Hormuz. Namun, kedua pihak sama-sama menuduh lawannya sebagai pihak yang lebih dulu melepaskan tembakan.

Presiden AS Donald Trump mencoba meremehkan bentrokan tersebut. Dalam wawancara dengan ABC News, Trump menyebut serangan itu sebagai “sekadar sentuhan kasih sayang”. Meski begitu, ia kembali memperingatkan bahwa Iran akan menghadapi serangan lanjutan jika tidak menyetujui kesepakatan nuklir dengan Washington.

Di tengah situasi yang terus memanas, jalur diplomasi masih terbuka. Pemerintah Iran dikabarkan sedang meninjau proposal dari AS untuk mengakhiri perang sekaligus membuka kembali pembicaraan mengenai program nuklir Iran.

“Kita akan lihat bagaimana tanggapannya. Harapannya adalah tanggapan itu dapat membawa kita ke dalam proses negosiasi yang serius,” kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio kepada wartawan di Roma setelah kunjungannya bertemu Paus Leo XIV, dikutip dari Reuters, Sabtu 9 Mei 2026.

Rubio mengatakan Washington berharap Iran segera memberikan jawaban atas proposal tersebut pada hari yang sama. Meski bentrokan militer masih terjadi, AS menegaskan jalur negosiasi tetap menjadi prioritas untuk meredakan konflik yang mengancam stabilitas kawasan dan pasokan energi dunia.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya