Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

24 Apr 2026 • 01:19 iMedia

MEDIAHUB.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelar pertemuan bilateral dengan Shenzhen Metro Group di Guangdong, Tiongkok, pada Rabu, 22 April 2026. Pertemuan itu membahas peluang pengembangan transit-oriented development (TOD) yang modern dan berkelanjutan untuk mendukung transportasi perkotaan Jakarta.

Pramono menyoroti kesenjangan kapasitas antara MRT Jakarta dan Shenzhen Metro. Shenzhen Metro disebut mampu mengangkut hingga 13 juta penumpang per hari dengan jaringan sepanjang sekitar 635 kilometer, sementara MRT Jakarta saat ini baru melayani sekitar 128 ribu penumpang per hari.

“Kami ingin memiliki perbandingan efektivitas MRT di berbagai kota dunia. Shenzhen menjadi rujukan karena efisiensi pelayanan dan operasionalnya,” kata Pramono, dikutip dari PPID DKI Jakarta, Jumat, 24 April 2026.

Menurut Pramono, perbedaan kapasitas itu menjadi alasan kuat untuk mempercepat pengembangan transportasi massal di Jakarta. Ia menegaskan bahwa mobilitas keluar-masuk Jakarta mencapai sekitar 4 juta orang per hari, sehingga MRT perlu dikembangkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan sekaligus mendukung integrasi kawasan aglomerasi.

Deputy Party Secretary and General Manager Shenzhen Metro Group, Huang Liping, menyatakan dukungan terhadap langkah Jakarta yang memprioritaskan sistem TOD sebagai tulang punggung mobilitas perkotaan.

Ia menyebut pengalaman Shenzhen menunjukkan bahwa perencanaan metro yang matang tidak hanya menggerakkan arus perjalanan warga, tetapi juga membentuk ekonomi, tata ruang kota, dan nilai properti.

“Kami mendukung penguatan kemitraan Jakarta dan Shenzhen dalam berbagi praktik terbaik untuk membangun kota yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Huang.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya