Emas Global Melemah di Tengah Kekhawatiran Inflasi, Harga Perak Justru Naik

14 May 2026 • 02:18 iMedia

MEDIAHUB.ID – Harga logam mulia global bergerak bervariasi pada akhir perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Emas kembali melemah untuk hari kedua berturut-turut di tengah meningkatnya kekhawatiran inflasi global akibat perang Iran.

Kondisi tersebut membuat pelaku pasar mengurangi ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga Amerika Serikat dalam waktu dekat. Harga emas spot turun 0,6 persen menjadi 4.686,35 dolar AS per ons.

Tekanan pada emas juga dipicu oleh data ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan inflasi dan harga produsen lebih tinggi dari perkiraan. Situasi ini memperkuat pandangan bahwa suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama.

Selain faktor inflasi, pasar turut mencermati perkembangan hubungan dagang Amerika Serikat dan China, termasuk pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping.

Sentimen pasar juga dipengaruhi kebijakan India yang menaikkan tarif impor emas dan perak dari 6 persen menjadi 15 persen. Sebagai konsumen logam mulia terbesar kedua di dunia setelah China, langkah India dinilai berpotensi menekan permintaan emas global dalam jangka panjang.

Di tengah pelemahan emas, sejumlah logam mulia lain justru menguat. Harga perak naik 1,6 persen menjadi 87,88 dolar AS per ons, platinum menguat 1,6 persen ke 2.159,58 dolar AS per ons, dan paladium bertambah 1,2 persen menjadi 1.508,39 dolar AS per ons.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya