Trump Berikan Ultimatum Keras ke Iran di Tengah Konflik Memanas

07 Mar 2026 • 05:38 iMedia

MediaHub – Presiden Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan tegas mengenai Iran saat ketegangan di kawasan meningkat. Dia menekankan bahwa satu-satunya cara untuk menghentikan pertempuran adalah dengan penyerahan tanpa syarat dari Iran.

Dalam unggahannya di platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa tidak akan ada kesepakatan damai yang dicapai selama Iran belum menyerah sepenuhnya. “Tidak akan ada kesepakatan dengan Iran kecuali penyerahan tanpa syarat,” tulisnya dengan tegas.

Kondisi tersebut semakin kompleks, mengingat serangan militer Israel yang terus berlanjut menargetkan berbagai lokasi di Teheran. Selain itu, serangan juga menjangkau posisi kelompok Hezbollah di Beirut.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, memperingatkan potensi eskalasi operasi militer Washington terhadap Iran dalam waktu dekat. Pernyataan ini menunjukkan ketegangan yang semakin mengkhawatirkan di wilayah Timur Tengah.

Setelah penyerahan Iran, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat bersama sekutunya siap membantu memulihkan negara tersebut, bahkan menjanjikan masa depan ekonomi yang lebih baik bagi Iran. Dia menutup pernyataannya dengan slogan baru: “Make Iran Great Again (MIGA)”, yang merupakan versi dari slogannya yang terkenal, “Make America Great Again”.

Lebih jauh, Trump menunjukkan ketertarikan untuk terlibat dalam proses penentuan pemimpin baru Iran setelah meninggalnya Ali Khamenei. Dia secara terbuka menolak kemungkinan putra Khamenei, Mojtaba Khamenei, untuk menggantikan karena dianggap kurang berpengaruh.

Pernyataan terbaru Trump ini semakin memperjelas sikap tegas Washington dalam menghadapi konflik yang kini memasuki tahap paling berbahaya di Timur Tengah.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya