Trump Batalkan Pengiriman Delegasi ke Pakistan, Negosiasi dengan Iran Masih Buntu

26 Apr 2026 • 04:32 iMedia

MEDIAHUB.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana pengiriman delegasi AS ke Pakistan untuk membahas perang Iran, Sabtu waktu setempat, 26 April 2026.

Trump menyebut utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner akan membuang banyak waktu jika tetap berangkat ke Islamabad. Ia bahkan menegaskan bahwa jika Iran ingin membuka jalur negosiasi, komunikasi bisa dilakukan melalui telepon.

“Yang harus mereka lakukan hanyalah menelepon,” tegas Trump, seperti dikutip dari BBC.

Meski membatalkan misi diplomatik tersebut, Trump membantah keputusan itu berarti perang akan kembali pecah.

“Tidak, bukan berarti begitu. Kami belum memikirkannya. Kami memiliki semua kartu, mereka tidak memilikinya!” ujarnya.

Pembatalan itu terjadi tak lama setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi meninggalkan Islamabad usai bertemu mediator Pakistan. Dalam pertemuan tersebut, Aragchi mengatakan telah menyampaikan posisi Teheran mengenai kerangka yang dapat mengakhiri perang secara permanen.

Namun, ia mengaku belum bisa memastikan apakah Amerika Serikat benar-benar serius membuka ruang diplomasi damai.

Langkah Trump dipandang sebagai pukulan bagi jalur diplomasi yang selama ini sudah tersendat. Padahal sebelumnya, Washington telah memperpanjang gencatan senjata yang semula berakhir pada 22 April.

Perselisihan mengenai blokade Selat Hormuz dan program nuklir Iran masih menjadi hambatan utama dalam perundingan kedua pihak.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya