Pengamat Nilai PSI Tetap Partai Kecil Meski Ditopang Pamor Jokowi
MEDIAHUB.ID – Direktur Politic and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai pengaruh mantan Presiden Joko Widodo belum cukup untuk mendongkrak elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep.
Jerry menyebut hasil survei menunjukkan PSI belum menunjukkan peningkatan berarti dan masih tergolong partai kecil. Menurut dia, upaya membawa nama besar Jokowi ke dalam kerja politik partai juga belum membuahkan hasil.
“Kita lihat dari hasil survei itu bahwa Jokowi sudah tidak lagi bertaji, PSI rontok dan tetap menjadi partai gurem. Ini artinya cawe-cawe Jokowi untuk membesarkan partai ini gagal,” kata Jerry dalam pesan elektronik kepada RMOL di Jakarta, Kamis malam, 16 April 2026.
Dia menambahkan, dengan elektabilitas yang disebut berada di angka 1,2 persen, PSI dinilai belum berpeluang menembus parlemen. Padahal, menurut dia, partai tersebut sebelumnya membangun narasi untuk memperluas dukungan, termasuk dengan menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu basis utama.
“Jadi era Jokowi sudah habis. Dia mau guling-guling dan cawe-cawe tapi publik sudah cerdas membandingkan mana yang tulus dan yang bulus serta fulus. Gaya dan metode politik pencitraan Jokowi sudah tak laku lagi,” ujar Jerry.
Ia juga menilai kehadiran mantan politisi NasDem, Ahmad Ali, belum memberikan dampak signifikan terhadap posisi PSI di panggung politik nasional. Karena itu, Jerry berpendapat langkah tersebut belum cukup untuk mengerek elektabilitas partai.
“Jadi masuknya Jokowi dan Ahmad Ali belum mampu menaikkan elektabilitas partai, lebih baik mereka istirahat dan pensiun,” pungkasnya.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
