Prabowo Dinilai Dihadapkan pada Pejabat Warisan Jokowi yang Bermasalah

05 Jun 2026 • 02:32 iMedia

MEDIAHUB.ID – Pengamat ekonomi sosial Nurmadi H. Sumarta menilai langkah Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dan memprosesnya secara hukum merupakan keputusan yang tepat.

Menurut Nurmadi, Dadan disebut sebagai salah satu sosok kepercayaan dari Presiden ke-7 Joko Widodo yang dinilai mengelola BGN secara tidak profesional sejak 19 Agustus 2024.

“Banyak pejabat dan menteri warisan Jokowi yang bermasalah secara hukum dan tidak kompeten, sehingga menjadi sandera Prabowo,” ujar Nurmadi kepada RMOL, Jumat 5 Juni 2026.

Ia mengatakan, dugaan penyimpangan dalam pengelolaan program di BGN sebenarnya sudah terlihat jelas, baik bagi publik maupun aparat penegak hukum.

Nurmadi mencontohkan sejumlah pengadaan yang disebut tidak relevan dengan urusan pangan dan gizi, seperti motor listrik, tablet, seragam, sepatu, kaos kaki, jasa event organizer, hingga alat makan yang diduga di-mark up.

“Semuanya tidak terkait pangan dan gizi,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti ketimpangan sosial terhadap mitra MBG serta kenaikan harga kebutuhan yang turut memicu sorotan publik.

“Semua sudah viral disorot warga dan netizen,” ujarnya.

Nurmadi juga mengkritik lemahnya pengawasan dari Kementerian Keuangan terhadap penggunaan anggaran tersebut. Ia menilai pengawasan DPR pun tampak lemah.

“Bahkan seolah nihil,” kata dia.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya