Lebih dari 50 Balita Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Daycare Little Aresha Ternyata Tak Berizin
MEDIAHUB.ID – Kasus dugaan penganiayaan terhadap balita di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, menyita perhatian publik. Kepolisian menyebut jumlah anak yang diduga menjadi korban mencapai puluhan dan masih berpotensi bertambah.
Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengatakan berdasarkan data sementara terdapat 53 anak yang diduga mengalami perlakuan tidak manusiawi di tempat penitipan anak tersebut. Jumlah itu diperkirakan bisa bertambah karena total anak yang terdaftar di daycare itu mencapai 103 orang.
“Yang kita lihat ada tindakan kekerasan itu sekitar 53 orang (anak). By data ya,” kata Adrian.
Adrian juga menjelaskan, saat petugas melakukan penggerebekan, sejumlah anak ditemukan dalam kondisi terikat. Ikatan tersebut disebut ada pada tangan maupun kaki balita.
“Ada juga yang kakinya diikat. Tangannya diikat dan sebagainya. Secara umum itu yang bisa saya jelaskan,” ucapnya.
“Tapi memang secara kesimpulan memang itu tidak manusiawi,” imbuh Adrian.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, mengatakan hasil pengecekan menunjukkan daycare tersebut belum mengantongi izin operasional.
“Tidak berizin. Kami sudah cek di Dinas Pendidikan maupun ke Dinas Perizinan, memang itu belum ada izinnya,” ujar Retnaningtyas.
Ia menyebut sanksi yang diberikan kepada daycare adalah penutupan. Aktivitas di dua lokasi daycare itu bakal dihentikan, sementara penanganan kasus pidananya berada di Polresta Yogyakarta.
“Karena itu satu yayasan, itu daycare dan TK. Kalau yang khusus itu kan sudah jadi penanganan kasus di Polresta, sehingga kemungkinan besar sudah tutup secara permanen karena memang sudah terjadi kejadian,” ungkapnya.
Kasus ini masih terus didalami aparat kepolisian dan pemerintah daerah, termasuk kemungkinan adanya korban tambahan serta tanggung jawab pengelola lembaga penitipan anak tersebut.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
