JCO dan BMS Raih Standing Ovation di Festival Musik Internasional Ankara

14 Apr 2026 • 01:11 iMedia

Jakarta Concert Orchestra (JCO) dan Batavia Madrigal Singers (BMS) memulai rangkaian tur Eropa mereka dengan tampil di Festival Musik Internasional Ankara ke-40, Turki, pada Sabtu (11/4).

Pertunjukan yang dipimpin Avip Priatna itu digelar di CSO Ada Ankara dan disaksikan lebih dari 1.000 penonton. Konser tersebut menampilkan gema musik Nusantara sebagai bagian dari lanjutan keberhasilan konser Symphony of Friendship di Jakarta pekan sebelumnya.

Selama 90 menit, JCO dan BMS membawakan sejumlah karya komposer Indonesia, mulai dari variasi Sepasang Mata Bola karya Ismail Marzuki hingga lagu-lagu daerah seperti Rampak Melayu, Tak Tong-Tong, Ayo Mama, dan Sik-Sik Batu Manikam.

Penampilan malam itu ditutup dengan lagu Lisoi yang disambut tepuk tangan panjang dan standing ovation dari para penonton.

Ketua Panitia Penyelenggara Ankara International Music Festival, Pinar Alpay Yuksel, menilai kehadiran delegasi Indonesia bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan juga bentuk diplomasi musik.

"Kami senang sekali Avip bersama JCO dan BMS dapat memenuhi undangan kami," ujar Pinar dalam pernyataan yang diterima CNNIndonesia.com.

"Bagi saya, kegiatan festival ini merupakan bentuk music diplomacy yang terus terselenggara karena adanya pertemanan dan hubungan yang baik," tambahnya.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, juga menyampaikan apresiasinya. Ia mengaku bangga melihat budaya Indonesia mendapat sambutan hangat di panggung internasional.

"Saya turut bangga dan bahkan menitikkan air mata melihat penampilan JCO dan BMS malam ini, terutama ketika mereka membawakan lagu Indonesia Pusaka," ungkap Rizal.

Avip Priatna mengatakan keikutsertaan JCO dan BMS dalam ajang yang tergabung dalam European Festival Association (EFA) itu menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan repertoar Indonesia kepada musisi dunia.

"Kami senang sekali dapat memenuhi undangan ini karena berharap lagu-lagu dari musisi Indonesia dapat dimainkan di ajang internasional. Saya juga berharap nantinya berbagai orkestra internasional juga memainkan repertoar dari para komposer Indonesia," kata Avip.

Setelah tampil di Ankara, BMS dijadwalkan menggelar konser tunggal di lokasi yang sama pada 12 April. Festival Musik Internasional Ankara tahun ini diikuti lebih dari 800 talenta dari 17 negara.

Usai agenda di Turki, JCO dan BMS akan melanjutkan tur ke sejumlah gedung pertunjukan bergengsi di Eropa, yakni Concertgebouw di Amsterdam pada 15 April, Stadtcasino di Basel pada 17 April, serta Auditorium Conciliazione di Roma pada 21 April.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya