Diplomasi Nuklir Buntu, Trump Instruksikan Blokade Militer di Selat Hormuz

13 Apr 2026 • 17:32 iMedia

MEDIAHUB.ID – Gagalnya pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad memicu meningkatnya ketegangan baru di kawasan Timur Tengah. Perundingan yang semula diharapkan menghasilkan kesepakatan penting, terutama terkait program nuklir Iran, berakhir tanpa hasil meski sejumlah poin lain disebut telah dibahas.

Presiden AS Donald Trump mengakui kebuntuan dalam perundingan tersebut. “Sebagian besar poin sudah disepakati, tetapi isu nuklir tidak berhasil disepakati,” kata Trump, dikutip dari Al-Jazeera, Senin, 13 April 2026.

Tidak lama setelah itu, Trump mengumumkan langkah tegas berupa blokade militer di Selat Hormuz, jalur laut strategis yang menjadi urat nadi perdagangan energi dunia. Ia menyatakan Angkatan Laut AS akan mulai memblokade semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari selat tersebut.

Trump juga melontarkan peringatan keras kepada Iran. Ia menegaskan, setiap serangan terhadap pasukan AS maupun kapal sipil akan dibalas dengan kekuatan penuh. Dalam pernyataannya, Trump bahkan menyebut pihak penyerang akan “dihancurkan sampai ke dasar”.

Langkah tersebut segera memicu reaksi keras dari Iran. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan kapal sipil masih diperbolehkan melintas dengan aturan tertentu, namun kapal militer asing yang mendekat akan dianggap melanggar gencatan senjata dan akan ditindak tegas.

Dampak kebijakan itu langsung terasa. Lalu lintas di Selat Hormuz, yang menjadi jalur bagi sekitar seperlima distribusi minyak dan gas dunia, dilaporkan melambat drastis. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran global karena berpotensi mengganggu pasokan energi dan mengguncang ekonomi dunia.

Di tengah situasi yang kian memanas, banyak pihak menilai gencatan senjata yang baru berjalan sekitar dua minggu itu terancam runtuh. Para mediator internasional pun mendesak kedua pihak kembali ke jalur diplomasi, meski peluangnya kini dinilai semakin kecil.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya