Bahlil: Pemerintah Berupaya Harga BBM dan LPG Subsidi di Indonesia Tak Naik

11 Apr 2026 • 23:46 iMedia

MEDIAHUB.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah terus berupaya agar harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi di Indonesia tidak mengalami kenaikan, meski situasi geopolitik di Timur Tengah masih bergejolak.

“Pemerintah berupaya agar harga BBM dan LPG subsidi di Indonesia tidak mengalami kenaikan dan kami terus mencari jalan keluar,” kata Bahlil usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) di Manado, Sabtu (11/4), seperti dikutip dari Antara.

Bahlil mengatakan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia harus mampu mewujudkan swasembada energi dan pangan. Karena itu, Kementerian ESDM ditugaskan untuk mendukung pencapaian target tersebut.

Ia menambahkan, pemerintah melalui Kementerian ESDM telah melakukan berbagai langkah untuk menekan impor BBM dan LPG. Upaya itu dilakukan dengan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.

“Kita akan berdayakan sumber daya alam yang kita punya, sehingga swasembada energi bisa tercapai,” ujarnya.

Bahlil juga memastikan stok nasional dalam kondisi aman. Pasokan BBM disebut cukup untuk sekitar 20 hari ke depan, sementara LPG untuk sekitar 10 hari ke depan setelah melewati masa krisis.

Pemerintah, kata dia, tetap berkomitmen menjaga harga BBM subsidi dan LPG 3 kilogram agar tidak naik demi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bahlil memaparkan kebutuhan BBM Indonesia pada periode 2024-2026 diperkirakan mencapai sekitar 1,5 juta hingga 1,6 juta barel per hari. Konsumsi terbesar berasal dari bensin yang diproyeksikan sekitar 100 ribu kiloliter per hari dan solar sekitar 111 ribu kiloliter per hari pada 2026.

Sementara itu, produksi domestik BBM masih berada di kisaran 600 ribu barel per hari, sehingga impor masih diperlukan untuk menutup kebutuhan nasional. Menurut Bahlil, lebih dari 59 persen kebutuhan BBM nasional masih dipenuhi dari impor, terutama dari Singapura dan Malaysia.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya