Kemensos dan Bank Mandiri Perkuat Pemberdayaan UMKM di Desa Karanganyar Borobudur
MEDIAHUB.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui sinergi dengan Bank Mandiri. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pengentasan kemiskinan lewat pengembangan usaha produktif masyarakat.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan, salah satu wujud kerja sama tersebut adalah penyaluran bantuan bagi pelaku UMKM di Desa Karanganyar, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, pada Sabtu, 18 Juli 2026. Bersama Senior Vice President Bank Mandiri Sri Dono Indarto, Kemensos memberikan dukungan untuk pengembangan usaha sablon di desa tersebut.
Bantuan yang disalurkan berupa seperangkat peralatan usaha sablon dari Kemensos, serta laptop dan pelatihan desain dari Bank Mandiri.
“Untuk mendukung kelancaran program pemberdayaan sablon di Desa Karanganyar, Kemensos bersama Bank Mandiri berkolaborasi dengan Kepala Desa Karanganyar beserta masyarakat Karanganyar,” ujar Agus Jabo dalam keterangan tertulis Kemensos, Senin, 20 Juli 2026.
Menurut Agus Jabo, Desa Karanganyar merupakan salah satu desa di kawasan Borobudur yang tengah mengembangkan potensi sebagai desa wisata. Desa ini berada di sekitar Candi Borobudur dan memiliki beragam potensi, seperti wisata edukasi gerabah, kuliner, kopi lokal, hingga produksi suvenir.
Namun, potensi tersebut dinilai belum berkembang optimal karena masih terkendala keterbatasan modal, peralatan, keterampilan, dan sejumlah faktor lainnya.
Untuk mengatasi kendala itu, Kemensos telah menyalurkan bantuan paket usaha sablon pada Februari 2026. Bantuan tersebut meliputi dua printer DTF, dua oven curing/heat press, satu rol kain teflon, satu laptop, satu paket peralatan sablon, tiga PET film, lima tinta DTF, lima liter bubuk perekat, serta 120 kaus polos katun 24S.
Bank Mandiri kemudian memperkuat program tersebut dengan menambahkan satu unit laptop untuk mempercepat proses desain. Selain itu, Bank Mandiri juga akan menyelenggarakan pelatihan desain grafis dan digital marketing agar produk UMKM Desa Karanganyar semakin beragam dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
“Alhamdulillah kami dari Bank Mandiri bisa berpartisipasi, dan tentunya kami juga sangat senang apabila bisa memperkuat pemberdayaan di masyarakat, khususnya di sekitar Borobudur,” kata Sri Dono Indarto.
Kepala Desa Karanganyar, Suyatno, menyambut baik dukungan tersebut. Ia mengatakan, selama ini banyak warga menggantungkan penghasilan dari berjualan suvenir, tetapi sebagian besar hanya mengambil barang dari pemasok untuk dijual kembali.
Dengan adanya bantuan peralatan sablon, warga kini memiliki peluang untuk memproduksi sendiri kaus dan suvenir. Kondisi ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan keuntungan bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada Kementerian Sosial dan juga Bank Mandiri yang sudah ikut peduli kepada desa kami untuk mengembangkan UMKM di bidang produksi kaus. Semoga ini bisa menjadi titik awal agar Karanganyar menjadi kawasan produktif di Borobudur yang selama ini masih pasif,” ujar Suyatno.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
