Aksi Solidaritas di Kedubes AS Usai Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon
MEDIAHUB.ID – Gugurnya prajurit TNI yang sedang menjalankan misi perdamaian di Lebanon akibat serangan militer Israel memicu aksi solidaritas di Jakarta.
Aksi tersebut digelar di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta pada Minggu pagi, 5 April 2026. Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan itu, termasuk anggota DPR RI Mardani Ali Sera.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI, yakni Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.
Selain itu, lima prajurit lainnya dilaporkan mengalami luka-luka, yaitu Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, Praka Arif Kurniawan, Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana, dan Praka Deni Rianto.
Para peserta aksi menilai serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap nilai kemanusiaan. Mereka mendesak agar peristiwa tersebut tidak dibiarkan tanpa konsekuensi tegas dari komunitas internasional.
Melalui akun X miliknya, Mardani Ali Sera juga menyampaikan keprihatinan dan kemarahan atas insiden itu. Ia menegaskan bahwa setiap ancaman terhadap pasukan perdamaian harus ditindak tegas.
“Pagi yang cerah bersama para pejuang kemerdekaan Palestina di depan Kedubes AS. Tiga prajurit terbaik kita gugur,” tulis Mardani.
Aksi yang berlangsung sejak pukul 06.00 WIB itu juga menjadi bentuk solidaritas masyarakat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina. Massa menyerukan agar publik terus menyuarakan kepedulian dan mendukung kemerdekaan Palestina.
Suasana aksi berlangsung tertib, disertai doa bersama dan kecaman terhadap agresi yang dinilai semakin memperburuk situasi kemanusiaan di kawasan tersebut.
Sementara itu, Amerika Serikat selama ini dikenal sebagai salah satu sekutu utama Israel dalam berbagai kebijakan politik dan militernya di Timur Tengah. Dukungan tersebut kerap menuai kritik karena dinilai turut memperkuat tindakan agresif Israel.
Dalam konteks itu, massa menilai sikap Amerika Serikat tidak bisa dilepaskan dari eskalasi konflik yang berdampak luas, termasuk terhadap pasukan penjaga perdamaian.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
