AS Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran Hingga Minggu
MEDIAHUB.ID – Amerika Serikat disebut telah menyampaikan kepada Israel bahwa perpanjangan gencatan senjata dengan Iran hanya akan berlaku hingga Minggu, 26 April 2026.
Kabar itu dilaporkan media Israel KAN pada Kamis, 23 April 2026, dengan mengutip sumber pejabat Amerika Serikat yang tidak disebutkan namanya.
Dalam laporan tersebut disebutkan, Washington telah memberi tahu Tel Aviv bahwa tenggat waktu yang ditetapkan Presiden Donald Trump untuk Teheran akan segera berakhir dalam hitungan hari. Trump disebut tengah berupaya mencapai kesepahaman dengan Iran, bukan membuka negosiasi tanpa batas waktu.
Namun, peluang tercapainya terobosan sebelum batas waktu itu dinilai kecil. Sumber yang sama juga menggambarkan adanya kebingungan dalam kebijakan Amerika Serikat. Mereka mengaku kerap mengetahui langkah-langkah Trump dari laporan media dan unggahan di media sosial, bukan dari komunikasi resmi antarpemerintah.
Sebelumnya, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada Fox News bahwa gencatan senjata itu dapat berlangsung antara tiga hingga lima hari. Sementara itu, sumber Israel menilai situasi masih belum jelas dan sangat bergantung pada keputusan Trump.
Pada Selasa, 21 April 2026, Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran setelah adanya permintaan dari Pakistan. Ia menyebut kesepakatan itu akan tetap berlaku hingga Teheran menyampaikan apa yang disebutnya sebagai proposal terpadu.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari. Sebagai balasan, Teheran melakukan serangan ke Israel dan sejumlah negara di kawasan yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.
Pakistan kemudian memfasilitasi perundingan antara Washington dan Teheran pada 11-12 April setelah sebelumnya memediasi gencatan senjata pada 8 April. Upaya lanjutan masih terus berlangsung di tengah ketidakpastian.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
