Video Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus Tuai Kecaman Dunia

20 Apr 2026 • 03:37 iMedia

MEDIAHUB.ID – Sebuah video yang memperlihatkan aksi perusakan patung Yesus Kristus oleh seorang tentara Israel di Lebanon selatan memicu kemarahan luas di dunia internasional.

Rekaman tersebut menampilkan seorang tentara Israel menggunakan jackhammer untuk menghancurkan bagian kepala patung Yesus. Video itu kemudian menyebar cepat di media sosial dan menuai kecaman dari berbagai kalangan lintas negara dan agama.

Militer Israel akhirnya mengakui keaslian gambar yang beredar. Dalam pernyataannya, mereka membenarkan bahwa insiden itu melibatkan seorang prajurit yang bertugas di wilayah Lebanon selatan.

“Tentara Israel telah mengonfirmasi bahwa foto yang menunjukkan seorang tentara Israel melukai simbol Kristen di Lebanon selatan adalah asli,” ujar militer Israel, seperti dikutip dari TRT World, Senin, 20 April 2026.

Peristiwa tersebut memicu kemarahan luas karena menyasar simbol keagamaan di tengah situasi konflik yang masih memanas.

Meski begitu, pihak militer Israel menegaskan tindakan itu bukan bagian dari kebijakan resmi. Mereka juga menyatakan tidak berniat merusak fasilitas sipil maupun simbol keagamaan.

“Tidak memiliki niat untuk merusak infrastruktur sipil, termasuk bangunan keagamaan atau simbol keagamaan,” tegas militer Israel.

Kecaman keras datang dari sejumlah tokoh internasional. Mantan anggota Kongres AS Marjorie Taylor Greene mempertanyakan posisi Israel sebagai sekutu utama yang menerima bantuan besar dari Amerika Serikat. Sementara jurnalis Ryan Grim menyebut insiden itu sebagai bagian dari rangkaian panjang pelanggaran.

“Tentara Israel telah mengunggah gambar kejahatan perang dan penodaan budaya mereka selama dua setengah tahun berturut-turut tanpa henti,” tegasnya.

Komenter politik Matt Gaetz juga mengecam tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai aksi yang mengerikan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya